Surabaya –KEMPALAN: Satgas COVID-19 Jatim mengkonfirmasi ada tambahan 5 kasus baru mutasi virus Corona varian India B1617.2 atau varian Delta di Jatim. Lima pasien tersebut saat ini dirawat di tiga rumah sakit berbeda.
“Kemarin Direktur ITD Unair Prof Maria Inge Lusia, sudah sampaikan ke Menkes, ke Bu Gubernur, sudah ke kita. Tambahan lima kasus varian India. Saat ini dirawat di RSHU, RS Al-Irsyad, dan RSLI,” ujar Ketua Satgas Kuratif COVID-19 Jatim Dr Joni Wahyuhadi, di Bangkalan, Jumat (18/6/2021).
Joni menjelaskan, ke-5 kasus varian India tersebut berasal dari penyekatan Bangkalan. Menurut Joni, munculnya lima varian baru ini, sudah menandakan adanya transmisi lokal di Jatim.
“Itu artinya tramisi lokal sudah terjadi. Ini virus dibawa orang dari luar negeri, datang ke sini dan menularkan saudara kita di sini. Kita periksakan di ITD, dan positif Corona varian India,” terangnya.
Pria yang juga Dirut RSU dr Soetomo Surabaya ini menambahkan, penyebaran varian Corona India sangat cepat. “Sangat berbahaya, cepat menyebar. Kuncinya prokes, disiplin prokes. Itu kuncinya,” pungkasnya.
Di Jatim sendiri, total sudah ditemukan 8 kasus Corona varian India. Saat ini, 4 kasus dirawat di RSLI, 2 kasus di RSHU Surabaya, 1 kasus di RS Al Irsyad Surabaya, serta 1 kasus di RSUD Bangkalan. (et)

Belum ada obrolan
Mulai obrolan pertama kamu di sini!
Silakan Login atau Daftar untuk ikut berdiskusi