Minggu, 7 Juni 2026, pukul : 05:07 WIB
Surabaya
--°C

Beruang Mengamuk di Jepang Lukai Empat Orang

TOKYO-KEMPALAN: Seekor beruang cokelat liar yang berkeliaran sepanjang malam di sebuah kota di Jepang utara melukai empat orang, memasuki kamp militer dan mengganggu penerbangan di bandara pada Jumat (18/6) sebelum ditembak dan dibunuh oleh pihak berwenang.

Beruang itu terlihat berkeliaran di jalan-jalan Sapporo pada Jumat dini hari, memicu sejumlah panggilan ke polisi. Selama delapan jam berikutnya, polisi prefektur Hokkaido mengatakan beruang itu melukai seorang wanita berusia 80-an, seorang pria berusia 70-an dan seorang pria berusia 40-an sebelum menyerang seorang tentara.

Polisi mengatakan kondisi mereka yang terluka tidak diketahui, tetapi surat kabar Asahi melaporkan bahwa pria berusia 40-an itu menderita luka serius di dada, punggung, dan anggota badan setelah dia dianiaya oleh beruang saat berjalan di jalan.

BACA JUGA  Momen Kelulusan di Harvard University, Mahasiswi Baca Al-Qur’an

Melansir dari APNews, Rekaman di televisi lokal menunjukkan beruang berkeliaran di jalan di Sapporo. Dikejar oleh sebuah mobil, ia melintasi jalan yang sibuk dan memaksa masuk ke dalam Kamp Pasukan Bela Diri Darat Okadama. Beruang itu merobohkan seorang prajurit berseragam yang sedang bertugas di gerbang.

Prajurit itu menderita luka di dada dan perutnya, tetapi luka-lukanya tidak mengancam nyawa, menurut Kementerian Pertahanan.

Selanjutnya beruang itu berlari melalui kamp dan masuk ke landasan pacu di bandara terdekat, menyebabkan beberapa penerbangan dibatalkan. Beruang itu kemudian berlari ke hutan, di mana ia ditembak oleh pemburu lokal.

Toshihiro Hamada, seorang pejabat di Departemen Lingkungan kota Sapporo, mengatakan kehadiran beruang di kota itu mengejutkan dan para pejabat sedang menyelidiki bagaimana hewan itu berakhir di kota.

BACA JUGA  Iran Ancam Tinggalkan Negosiasi, Trump Ngamuk ke Netanyahu: Kamu Gila, Semua Orang Sekarang Benci Israel!

Beruang cokelat berkeliaran terutama di hutan Hokkaido, tetapi para ahli mengatakan mereka semakin terlihat di daerah berpenduduk mencari makanan, terutama selama musim panas. (APNews, Abdul Manaf Farid)

forum

Belum ada obrolan

Mulai obrolan pertama kamu di sini!

Berita Terbaru

Analisis

Selamat Datang Kembali

Masuk untuk bergabung dalam diskusi

Buat Akun Baru

Daftar sekarang dan mulai berdiskusi

Kata sandi akan dikirim ke email Anda.