JENEWA-KEMPALAN: Presiden Rusia dan Presiden Amerika Serikat melaksanakan KTT selama 4,5 jam di Jenewa, Swiss, pada Rabu (16/5) membahas sejumlah besar permasalahan.
Vladimir Putin mengumumkan, Rusia dan Amerika Serikat telah mencapai kesepakatan untuk mengembalikan duta besar satu sama lain ke pos diplomatik masing-masing.
“Mengenai pengembalian duta besar ke pos mereka – duta besar AS untuk Moskow dan duta besar Rusia untuk Washington, kami menyetujuinya, masalah ini telah diselesaikan,” kata Putin seperti yang dikutip Kempalan dari Sputnik.
Presiden Rusia itu juga menegaskan dia dan Biden telah membahas senjata nuklir, dan mengatakan Rusia dan Amerika Serikat memikul tanggung jawab khusus untuk memastikan stabilitas strategis global.
Putin mengomentari ketegangan militer yang meningkat antara Rusia dan AS dan sekutunya serta “keprihatinan” Washington tentang kegiatan militer Rusia.
“Kami melakukan latihan di wilayah kami dengan cara yang sama seperti Amerika Serikat melakukan banyak latihan di wilayahnya sendiri. Tapi kami tidak terlibat dalam latihan dengan menyeret peralatan dan personel militer kami ke perbatasan negara bagian Amerika Serikat. Sayangnya, mitra Amerika kami melakukan ini tepat pada saat ini. Oleh karena itu, ‘kekhawatiran’ tentang situasi ini harus diungkapkan bukan oleh pihak Amerika, tetapi oleh pihak Rusia,” katanya.
Putin mengatakan, masalah keanggotaan Ukraina di NATO tidak dibahas panjang lebar karena perbedaan posisi kedua belah pihak. Dia menambahkan bahwa dia dan Biden telah sepakat bahwa perjanjian Minsk harus menjadi dasar untuk menyelesaikan konflik sipil yang membeku di Ukraina timur.
Ia menegaskan, topik Arktik telah dibahas “secara rinci” di KTT. Ia juga mengomentari klaim Rusia di Kutub Utara, presiden itu menekankan, hal tersebut adalah hak berdaulat Moskow untuk menentukan apakah akan mengizinkan kapal asing melewati laut pedalaman di Kutub Utara atau tidak, tetapi Rusia tidak menyalahgunakan hak ini.
Dia juga menegaskan bahwa Kementerian Luar Negeri Rusia dan Departemen Luar Negeri AS akan bekerja pada masalah pertukaran tahanan setelah KTT.
Mengomentari hubungan ekonomi antara Rusia dan AS, Putin mengatakan semuanya tergantung pada Washington dalam hal ini, karena bukan pihak Rusia yang memberlakukan sanksi dan pembatasan lainnya. Dia menambahkan bahwa pembatasan yang telah diberlakukan telah merugikan AS sama seperti mereka telah merugikan Rusia.
Putin mengatakan bahwa dia merasa “kami pada umumnya berbicara dalam bahasa yang sama, tetapi ini sama sekali tidak berarti bahwa kami harus saling melihat ke dalam jiwa, mata, dan bersumpah demi cinta dan persahabatan abadi. Tidak sama sekali.”
“Saya tidak yakin dia akan mengubah perilakunya,” kata Biden pada konferensi pers pasca-KTT, ketika dia ditanya apakah Putin yang mantan agen KGB akan menyesuaikan cara dan tindakannya.
Melansir AP News, Biden mengatakan dia menjelaskan kepada Putin jika Rusia melewati garis merah tertentu, termasuk mengejar infrastruktur, utama Amerika, pemerintahannya akan merespons dan “konsekuensinya akan menghancurkan.”
Presiden AS itu mengatakan kedua pemimpin menghabiskan banyak waktu untuk membahas keamanan siber dan dia yakin Putin memahami posisi AS.
“Saya menunjukkan kepadanya, kami memiliki kemampuan siber yang signifikan. Bahkan, (jika) mereka melanggar norma dasar, kami akan merespons,” kata Biden seperti yang dikutip Kempalan dari AP News.
Mantan wakil presiden Barack Obama itu juga mengangkat masalah hak asasi manusia, yakni nasib dari kritikus Kremlin yang sedang ditahan, Aleksei Navalny.
KTT berakhir lebih cepat dari yang diharapkan. Biden mengatakan itu karena mereka telah membahas semua bidang utama dan kemudian “saling memandang seperti, oke, apa selanjutnya?”
“Apa yang akan terjadi selanjutnya adalah kita akan dapat melihat ke belakang, melihat ke depan dalam tiga hingga enam bulan dan berkata ‘Apakah hal-hal yang kita sepakati untuk duduk bersama dan mencoba untuk bekerja, apakah itu berhasil?'” tutur Biden. (Sputnik/AP News, reza hikam)

Belum ada obrolan
Mulai obrolan pertama kamu di sini!
Silakan Login atau Daftar untuk ikut berdiskusi