Oleh Ferry Is Mirza
Wartawan Utama Pengurus PWI Jatim
KEMPALAN: Sabar itu memang penting. Karena, kalau tidak sabar, dampaknya bisa merusak hubungan kita dengan keluarga, teman, rekan kerja, dan orang lainnya. Selain itu bisa mengganggu kesehatan tubuh kita
Memang tidak mudah dalam bersabar, tapi sesuai hakikat manusia menurut Islam, semua pasti bisa melaksanakannya, tak perlu marah dan menyalahkan orang lain saat sesuatu berjalan tidak sesuai rencana. Cobalah mengubah cara pandang kita
“…. barang siapa yang menyabar-nyabarkan diri (berusaha bersabar), maka Allah akan menjadikannya orang yang sabar…”
(HR. Bukhari)
Orang yang sabar biasanya lebih tenang, relaks, dan lebih bisa untuk menikmati hidup.
Selalu berpikiran positif akan memberikan ketenangan dalam menghadapi hidup. Cobalah untuk selalu menyibukkan diri dengan berbagai hal yang positif agar tidak lagi terbawa emosi atau amarah yang merong-rong pikiran.

Dan jangan pernah menentang takdir yang datang dalam kehidupan kita karena kita tidak akan mampu untuk menolaknya. Untuk bisa sabar menghadapi bermacam persoalan, kita harus bisa menerima takdir dan kenyataan, dengan cara membuat hati ini ikhlas terlebih dahulu
“Dan sungguh akan Kami berikan cobaan kepadamu, dengan sedikit ketakutan, kelaparan, kekurangan harta, jiwa dan buah-buahan. Dan berikanlah berita gembira kepada orang-orang yang sabar.”
(QS.Al-Baqarah :155)
Marilah kita sekarang ini berdoa dan bertobat, sekaligus membuat komitmen baru untuk menjalani hidup ini dengan lebih berarti
Semoga dengan niat baik ini Allah Ta’ala memberi kelancaran dalam segala urusan kita… Keberkahan dalam rezeki kita…
Dijaga dari segala marabahaya. Diluaskan rezeki kita.
Dijaga aqidah kita sekeluarga dan anak cucu dari segala aliran ajaran yang menyimpang
Dan ditutup umur kita semua dalam keadaan husnul khotimah… (*)

Belum ada obrolan
Mulai obrolan pertama kamu di sini!
Silakan Login atau Daftar untuk ikut berdiskusi