Jepang

Kapten Hokko Maru Dituduh Lalai dalam Peristiwa Tabrakan Kapal di Hokkaido

  • Whatsapp
Kapal Hokko Maru yang terbalik (NHK).

ASAHIKAWA-KEMPALAN: Kapten kapal penangkap ikan Jepang dirujuk ke kejaksaan Selasa (8/6) atas kematian tiga anggota awak menyusul tabrakan dengan kapal Rusia di lepas pantai pulau utama paling utara Hokkaido bulan lalu, kata Penjaga Pantai Jepang.

Teruyoshi Yoshioka, kapten Hokko Maru No. 8 berusia 63 tahun yang berawak lima orang, diduga melakukan kelalaian profesional yang mengakibatkan kematian, serta membahayakan lalu lintas atas kegagalan menghindari tabrakan dengan kapal Rusia Amur seberat 662 ton pada 26 Mei, menurut Kantor Penjaga Pantai Mombetsu.

Melansir dari Kyodo News, awak kapal Jepang seberat 9,7 ton milik koperasi perikanan yang berbasis di Mombetsu, Hokkaido, sedang menangkap kepiting berbulu ketika tabrakan terjadi sekitar pukul 06:30 pagi waktu setempat.

Yoshioka diduga gagal untuk memeriksa radar kapal meskipun menavigasi dalam visibilitas rendah karena kabut tebal, menyebabkan tiga anggota awak jatuh ke laut dan tenggelam ketika bertabrakan dengan kapal Rusia dan terbalik.

Pavel Dobrianskii, 38, perwira ketiga yang bertanggung jawab atas Amur pada saat tabrakan, dikirim ke jaksa oleh penjaga pantai Selasa (8/6) atas tuduhan yang sama setelah penangkapannya pada hari sebelumnya.

Kapal Rusia dengan 23 awak kapal sedang mengangkut makanan laut ke Mombetsu dari Sakhalin di Timur Jauh Rusia.

Penjaga pantai Mombetsu mengatakan pihaknya yakin Dobrianskii bertanggung jawab setelah ditemukan selama interogasi bahwa kapten Amur tidak terlibat dalam pengoperasian kapal pada saat itu.

Deckhands di Amur melihat Hokko Maru tepat sebelum tabrakan, tetapi tidak ada waktu untuk melakukan manuver mengelak. Hokko Maru juga tidak memperhatikan Amur sampai terlambat, menurut penjaga pantai. (Kyodo News, Belva Dzaky Aulia)

Berita Terkait