Serba-Serbi

Kisah Nyata di Balik The Conjuring 3

  • Whatsapp
Arne Johnson.

KEMPALAN: The Conjuring 3 telah tayang di bioskop Indonesia, seperti biasanya, film ketiga dari seri The Conjuring ini membawa kembali pengalaman Ed dan Lorraine Warren serta berdasarkan kisah nyata, seperti apakah kisah di balik film itu?

Bagi negara yang mengaku sekuler, penduduk Amerika Serikat tetap mempercayai keberadaan Tuhan dan Setan, maka dari itu, dalam persidangan pun ada pledoi yang mengaku dimana tindak kriminal yang dilakukan didasarkan atas “kerasukan.”

Persidangan Arne Cheyenne Johnson adalah kasus persidangan pertama di Amerika Serikat yang mana terdakwanya mengaku ia sedang kerasukan ketika melakukan pembunuhan.

Arne Johnson membunuh induk semangnya, Alan Bono ketika berdebat sengit di Connecticut, AS. Sehari setelah pembunuhan itu, Lorraine Warren mengatakan kepada polisi bahwa Arne kerasukan ketika membantu melakukan ruqyah terhadap bocah berumur 11 tahun.

Johnson ditemukan hari itu sekitar dua mil jauhnya, ditangkap, kemudian ditahan di Bridgeport Correctional Center sebagai pengganti jaminan $125.000. Dia bilang dia tidak ingat apa-apa tentang apa yang terjadi.

Pengadilan pembunuhan Johnson dimulai pada 28 Oktober 1981 di Pengadilan Tinggi Connecticut di Danbury. Pengacaranya, Martin Minnella yang pada saat itu berusia 33 tahun, mengatakan kepada Post sebelum persidangan bahwa dia yakin luka tusukan Bono terlalu dalam untuk dilakukan oleh tangan manusia. Dia juga mengatakan kepada The Washington Post, potensi pledoi kerasukan setan diperkenalkan oleh Keluarga Warren.

Dalam persidangan pun, pengacara Arne juga menyampaikan, kliennya kerasukan ketika melakukan pembunuhan. Hakim menolak alasan itu karena alasan kerasukan tidak bisa dibuktikan dan tidak dapat diterima dalam persidangan.

Pengacara Johnson mengatakan ada “empat atau lima luka luar biasa” – termasuk satu yang memanjang dari perut Bono ke dasar jantung. Pembunuhannya adalah yang pertama dalam sejarah Brookfield.

Arne dihukum karena pembunuhan tingkat pertama dan dijatuhi hukuman 10 hingga 20 tahun penjara. Tapi dia hanya menjabat selama 5 tahun. Kepala penjara negara bagian itu mengatakan menurut laporan Associated Press dari tahun 1985 bahwa Johnson adalah ‘tahanan teladan’.

Kasus itu, karena sifatnya, telah menarik banyak perhatian selama beberapa dekade, dan telah menjadi bagian dari berbagai karya sastra, film, dan televisi. Sebuah film dokumenter berjudul “Shock Docs: The Devil Made Me Do It” segera tayang di Discovery + yang meneliti dan menceritakan peristiwa tersebut. (Oxygen/The Indian Express, reza hikam)

Berita Terkait