DHAKA-KEMPALAN: Badai topan “Yaas” yang dahsyat sebagian besar akan melanda Benggala Barat India dan menimpa Bangladesh dengan peringatan nomor dua pada Rabu (26/5), menurut sumber resmi Bangladesh.
Menurut buletin cuaca khusus yang dirilis oleh Departemen Meteorologi Bangladesh Selasa (25/5) pagi, badai siklon parah Yaas kemungkinan akan semakin intensif dan bergerak ke arah utara-barat laut.
Buletin tersebut menambahkan bahwa kecepatan angin maksimum dalam jarak 64 kilometer (39 mil) dari pusat topan yang parah adalah sekitar 89 km (55 mil) per jam dan telah meningkat menjadi 117 km (72 mil) per jam dalam hembusan dan badai.
Melansir dari Anadolu Agency, pihak berwenang Bangladesh telah mempersiapkan 20.000 orang Rohingya di pulau terpencil Bhasan Char untuk melindungi mereka dari Topan Yaas yang parah, menurut sumber.
Pihak berwenang telah meminta semua Rohingya di pulau itu untuk pergi ke tempat penampungan topan karena kemungkinan besar mereka akan menghadapi topan besar untuk pertama kalinya.
Angkatan laut negara di pulau itu juga bersiaga tinggi untuk mengatasi insiden yang tidak diinginkan.
Negara delta Asia Selatan ini telah sering menghadapi bencana alam selama beberapa dekade, karena juga merupakan salah satu negara yang paling terkena dampak perubahan iklim di dunia.
Dalam lima dekade terakhir, hampir setengah juta orang di negara itu meninggal karena lebih dari selusin puting beliung, menurut catatan resmi.
Setelah Bencana Topan Sidr tahun 2007, pihak berwenang Bangladesh telah membangun banyak tempat perlindungan topan dan membangun permukiman lain untuk menahan kerusakan akibat bencana alam, yang mengakibatkan korban jiwa yang relatif lebih sedikit dalam bencana alam berikut ini.
Tiga puluh satu orang tewas dalam Topan Amphan Mei 2020 di Bangladesh yang juga melanda beberapa bagian negara tetangga India.
Menjelang Topan Yaas, Perdana Menteri Bangladesh Sheikh Hasina pada hari Minggu meresmikan 225 fasilitas, termasuk 110 tempat perlindungan topan serbaguna, 30 tempat penampungan banjir, 30 pusat informasi penanggulangan bencana dan bantuan distrik, dan lima tempat penampungan besar.
Topan itu diperkirakan juga akan mendarat di antara pulau Paradip dan Sagar (di Benggala Barat) dekat Balasore di Odisha pada Rabu pagi.
Setidaknya 20 distrik di Benggala Barat mungkin terkena dampak karena Topan Yaas, sementara 45 tim dari Pasukan Tanggap Bencana Nasional telah dikerahkan di negara bagian tersebut. (Anadolu Agency, Abdul Manaf Farid)

Belum ada obrolan
Mulai obrolan pertama kamu di sini!
Silakan Login atau Daftar untuk ikut berdiskusi