Kamis, 16 April 2026, pukul : 12:07 WIB
Surabaya
--°C

Korupsi Dana Covid-19 Marak di Afrika

AFRIKA-KEMPALAN: Di Afrika, sejumlah negara telah melaporkan korupsi yang merajalela dan pencurian uang tunai serta insentif lain yang dimaksudkan untuk menangani dampak penyakit tersebut.

Bahkan ketika pandemi terus melanda dunia, beberapa negara terus melaporkan pencurian dana penanggulangan Covid-19.

Korupsi dana tersebut tidak hanya dana dari dalam negeri, tetapi juga dana yang diberikan oleh organisasi atau bantuan amal internasional.

Melansir dari Africanews, di bawah ini adalah negara-negara Afrika yang pernah melaporkan kasus korupsi dana Covid-19.

Malawi

Polisi Malawi menangkap 64 orang pada bulan April sehubungan dengan penyalahgunaan dana Covid.

Sebuah laporan audit yang diperintahkan oleh Presiden Lazarus Chakwera mengungkapkan bahwa pejabat pemerintah dan sektor swasta telah salah membelanjakan sekitar $ 1,3 juta dana melalui penyimpangan pengadaan dan tunjangan.

Kenya

Investigasi yang dilakukan oleh seorang jurnalis Kenya mengungkapkan pada tahun 2020 pelanggaran berat dan penyalahgunaan dana yang dimaksudkan untuk Covid-19.

Badan Perlengkapan Medis Kenya (KEMSA) yang dikelola negara, berada di tengah skandal yang berkembang yang telah memicu pemogokan di rumah sakit yang tidak lengkap dan protes jalanan.

KEMSA mendapat kecaman atas tuduhan pejabat pemerintah dan pengusaha mencuri $ 400 juta uang publik yang dialokasikan untuk peralatan medis yang dibutuhkan dalam melawan virus corona.

Investigasi saat ini sedang dilakukan tetapi tidak ada yang disalahkan karena semua menunjuk ke kesepakatan yang diatur dengan baik yang dibuat oleh pejabat pemerintah.

Nigeria

Pada April 2020, Nigeria menerima bantuan keuangan darurat senilai US $ 3,4 miliar dari IMF untuk mendukung tanggapan COVID-19. Dua bulan kemudian, pemerintah federal Nigeria mengumumkan stimulus sebesar US $ 6 miliar.

Sebuah survei oleh Biro Statistik Nasional (NBS) Nigeria menemukan bahwa pada 16 Juli, hanya 12,5 persen dari kuintil responden termiskin telah menerima beberapa bentuk bantuan makanan sejak pandemi dimulai.

Uganda

Empat pejabat tinggi pemerintah Uganda ditangkap pada tahun 2020 setelah dituduh menggelembungkan harga makanan bantuan Covid-19. Mereka diduga ditangkap karena menyebabkan kerugian pemerintah Uganda sebesar $ 528.000.

Afrika Selatan

Tidak ada yang berubah di Afrika Selatan. Pencurian, penetapan harga yang berlebihan, dan potensi penipuan hanyalah beberapa skandal yang berkaitan dengan dana Covid-19.

Kemarahan publik atas kontrak tersangka pemerintah senilai hampir $ 900 juta untuk pembelian pasokan guna memerangi COVID-19 pada akhirnya dapat membawa pemerintah Afrika Selatan untuk mengambil langkah-langkah yang lebih tegas melawan korupsi, kata para ahli.

Dalam satu contoh, alat pelindung diri (APD) dibeli lima kali lebih banyak dari harga normal menurut auditor jenderal.

Pemerintah sebelumnya telah mengalokasikan 350 rand per bulan bagi mereka yang menganggur

Auditor jenderal negara itu mengungkapkan bahwa dari 4 juta orang di database yang secara langsung mendapat manfaat dari dana Covid, 30.000 di antaranya perlu diselidiki. (Africanews, Abdul Manaf Farid)

forum

Belum ada obrolan

Mulai obrolan pertama kamu di sini!

Berita Terbaru

Analisis

Selamat Datang Kembali

Masuk untuk bergabung dalam diskusi

Buat Akun Baru

Daftar sekarang dan mulai berdiskusi

Kata sandi akan dikirim ke email Anda.