LONDON-KEMPALAN: Dengan hanya dua pertandingan tersisa di musim ini, perlombaan untuk melihat siapa yang akan memenangkan Sepatu Emas pada akhir musim ini tampaknya akan semakin ketat.
Saat ini Harry Kane dan Mohamed Salah memuncaki daftar dengan kedua pemain masing-masing mencetak 22 gol.
Kedua penyerang itu juga kembali mencetak gol pada hari Minggu, Kane mencetak gol pembuka Spurs melawan Wolves dan Salah mencetak gol penyeimbang Liverpool melawan West Brom.
Di belakang mereka, ada striker MU Bruno Fernandes yang telah mengoleksi 18 gol, diikuti oleh rekan setim Kane di Tottenham Son Heung-min yang mencetak 17 gol, dan diikuti pencetak gol Everton Dominic Calvert-Lewin dengan 16 gol.
Saat di wawancara menjelang kemenangan Liverpool atas West Brom, Jamie Redknapp mengatakan kepada Sky Sports: “Kami memiliki perlombaan kecil yang bagus sedang berlangsung. Dia [Salah] akan menginginkan itu [gelar sepatu emas]. Mereka memiliki tiga pertandingan bagus yang akan datang, di mana dia akan percaya ada gol saat melawan Burnley dan Palace.”
“Dia menginginkan rekor individu, dia pemain seperti itu, tetapi dia juga ingin memenangkan trofi untuk tim. Tiga puluh gol lagi musim ini dan dia masih bisa berkata, ‘Saya hanya melakukan sedikit di tahun ini’.” tambah pria berusia 47 tahun itu.
Manajer Liverpool Jurgen Klopp juga mengatakan pada bulan lalu bahwa potensi memenangkan Sepatu Emas adalah insentif tambahan untuk Salah, dia mengatakan: “Ya, tentu saja. Seorang pemain sepak bola memiliki 15 tahun, mungkin 17 atau 18 dalam beberapa kasus, dalam karir mereka.”
“Ini adalah saat dalam hidup Anda ketika Anda berada dalam kondisi fisik terbaik Anda dan Anda ingin memeras semua yang Anda bisa dari karir Anda. Sebagian besar pemain tidak pernah memenangkan Sepatu Emas.” tambah Klopp.
“Jika Anda memenangkannya sekali itu adalah pencapaian besar. Jika Anda memenangkannya dua kali, itu adalah pencapaian yang sangat besar, jika Anda bisa memenangkannya untuk ketiga kalinya, tidak banyak pemain yang memenangkannya tiga kali.” tambah mantan manajer Dortmund itu.
“Striker harus egois. Saya belum pernah bertemu dengan striker yang tidak egois. Anda bisa menjadi orang terbaik di dunia, tetapi pada akhirnya Anda ingin mencetak gol dan itu berarti Anda tidak melihat pemain dengan seragam yang sama.” tambah pria berusia 53 tahun itu.
“Dia [Salah] hanyalah pencetak gol alami, dia ingin mencetak gol. Itu adalah sesuatu yang telah dia kembangkan di kemudian hari dalam kariernya. Itulah yang dilakukan pemain kelas dunia [mencetak di musim demi musim]. Mengetahui kualitas Anda sendiri akan membantu Anda untuk mendapatkannya dan kembali ke mencetak gol lebih cepat dari yang lain.” tutup Klopp. (Mirror UK, Edwin Fatahuddin)

Belum ada obrolan
Mulai obrolan pertama kamu di sini!
Silakan Login atau Daftar untuk ikut berdiskusi