Kamis, 30 April 2026, pukul : 03:58 WIB
Surabaya
--°C

Gojek dan Tokopedia Resmi Merger, Apa Dampaknya?

KEMPALAN: Dua perusahaan teknologi tersukses tanah air, yaitu Gojek dan Tokopedia resmi melakukan kerjasama atau merger. Skema ini akan menghasilkan sebuah grup besar bernama GoTo.

Gojek sebagai perusahaan jasa transportasi terbesar akan berkolaborasi dengan perusahaan platform jual-beli onlien tersukses di Indonesia. Lalu, apakah langkah ini akan memberikan dampal positif atau negatif.

Andre Soelistyo selaku CEO GoTo mengungkapkan, bahwa peleburan antara dua startup berstatus decacorn dan unicorn itu akan memberikan layanan pengiriman cepat dengan jangkauan luas dan masif untuk berbagai layanan digital.

Proses ini yang menurut Andre, akan berbanding lurus dengan manfaat yang akan didapatkan oleh para stakeholder dan pekerja dari grup GoTo ini. Hal ini termasuk driver di Gojek dan pelaku usaha di platform Tokopedia.

Ilustrasi dari GoTo

“Mitra driver Gojek akan memiliki peluang pendapatan yang lebih besar antara lain dengan mengirimkan lebih banyak pesanan dari pengguna Tokopedia, sementara penjual dan mitra merchant dari berbagai skala bisnis akan mendapatkan berbagai manfaat dan kesempatan untuk meningkatkan usahanya,” imbuh Andre Soelistyo dalam keterangan resminya, pada Senin (17/5).

Tercatat sampai dengan akhir tahun 2020, Grup GoTo memiliki lebih dari 2 juta mitra driver terdaftar dan lebih dari 11 juta merchant, dengan jumlah pengguna aktif bulanan mencapai 100 juta.

Memanfaatkan transaksi platform Gojek yang memiliki volume dan frekuensi yang tinggi, dengan platform e-commerce Tokopedia yang memiliki frekuensi medium, namun dengan nilai transaksi tinggi, GoTo akan berkontribusi lebih besar terhadap produk domestik bruto (PDB) nasional. (Rafi Aufa Mawardi)

forum

Belum ada obrolan

Mulai obrolan pertama kamu di sini!

Berita Terbaru

Analisis

Selamat Datang Kembali

Masuk untuk bergabung dalam diskusi

Buat Akun Baru

Daftar sekarang dan mulai berdiskusi

Kata sandi akan dikirim ke email Anda.