MANCHESTER – KEMPALAN: Unjuk rasa kembali terjadi jelang laga MU vs Liverpool pada Jumat (14/5) di Old Trafford. Dua orang penggemar ditangkap dalam aksi itu.
Sejumlah besar penggemar United berkumpul di luar stadion sebelum pertandingan Liga Premier yang dijadwalkan ulang. Beberapa orang terlihat menyalakan suar dan memasang spanduk yang menyatakan ketidakpuasan pada pemilik klub keluarga Glazer.
Beruntung bus kedua tim tiba dengan selamat di Old Trafford dan klub telah meningkatkan keamanan di lapangan setelah protes awal bulan ini.
Bus tim Liverpool, yang membawa pemain dan ofisial, tiba satu setengah jam sebelum kick-off dengan didampingi oleh pengawalan polisi.
Polisi Greater Manchester mengatakan dalam sebuah pernyataan: “Kami mengetahui protes yang saat ini sedang berlangsung di luar stadion sepak bola Old Trafford, dengan sejumlah kecil orang tampaknya berniat mengganggu pertandingan.”
“Petugas hadir untuk menjaga keamanan sambil memfasilitasi hak untuk melakukan protes secara damai. Dua penangkapan telah dilakukan terkait dengan pelanggaran ketertiban umum.” tambah pihak kepolisian.
Asisten Kepala Polisi GMP, Chris Sykes, mengatakan: “Kami telah bekerja sama dengan Manchester United dan mitranya untuk memastikan mereka yang hadir di luar stadion tetap aman sambil menggunakan hak mereka untuk melakukan protes damai.”
“Keamanan semua yang terkait tetap menjadi prioritas utama GMP. Kami mendorong semua orang untuk mengingat bahwa kami masih hidup di bawah batasan karena pandemi dan memiliki tanggung jawab bersama untuk tetap aman dan melindungi satu sama lain.” tambah Chris.
Sebelumnya pada hari Kamis, Polisi Greater Manchester mengkonfirmasi bahwa seorang pria telah dibebaskan dengan jaminan setelah ditangkap dalam demonstrasi pada 2 Mei, di aman saat itu sekelompok penggemar masuk ke Old Trafford dan melakukan protes di lapangan sementara pendukung lainnya bentrok dengan polisi.
Selain itu, seorang pengunjuk rasa didakwa karena melempar kembang api ke jalan, menunjukan perilaku mengancam, dan dengan sengaja menutup jalan raya.
Sekelompok penggemar juga melakukan protes di luar Hotel Lowry di pusat kota Manchester dimana pasukan Ole Gunnar Solskjaer dan staf ruang gantinya menginap sebelum kick-off sore itu.
Pakar sepakbola Sky Sports, Gary Neville mengatakan pemandangan barikade dan kehadiran polisi di Old Trafford, menjelang pertandingan melawan Liverpool, telah menghancurkan citra klub dan juga menjadi pertanda bahwa ada sesuatu yang salah antara Glazers dan suporter.
“Mari kita perjelas dengan apa yang kita lihat [di luar stadion] yang secara efektif mengubah Manchester United menjadi penjara.” katanya menjelang pertandingan hari Kamis.
“Itu adalah citra yang menghancurkan bagi klub dan mereknya di seluruh dunia. Mari perhatikan itu.” tambahnya.
“Jika Anda harus meletakkan tembok penjara di luar dan memiliki ratusan petugas polisi pada pertandingan di mana penggemar tidak hadir, pasti ada sesuatu yang tidak beres disana.” kata Neville
Joel Glazer mengatakan dia akan berkomunikasi dengan penggemar, namun saya tidak yakin bagaimana dia bisa melakukannya secara efektif karena dia tidak berbicara bahasa penggemar, mengerti dimana penggemar berada atau merasakan klub ini.” tambah pakar Skysports itu
“Di terlepas sepenuhnya dari etos dan hasrat yang penggemar rasakan. Akan menarik untuk melihat apa yang akan dia lakukan.” tutup Neville. (Sky Sports, Edwin Fatahuddin)

Belum ada obrolan
Mulai obrolan pertama kamu di sini!
Silakan Login atau Daftar untuk ikut berdiskusi