Sabtu, 2 Mei 2026, pukul : 17:20 WIB
Surabaya
--°C

Lima Lagu Didi Kempot yang Dijamin Bikin Ambyar versi Kempalan.com

KEMPALAN: The Godfather of Brokenheart, begitulah julukan seorang musisi legendaris asal Solo yang kini telah tiada, Didi Kempot. Melalui campursari yang ia lantunkan, para masyarakat Indonesia khususnya anak muda meresapi makna lagu-lagunya secara mendalam. Sobat ambyar, julukan penggemarnya selalu menggaung-gaungkan penggalan lirik patah hati dari Didi Kempot. Kempalan telah merangkum lima lagu yang cocok untuk para pujangga yang sedang patah hati atau ambyar.

1. Stasiun Balapan

Stasiun Balapan menjadi urutan pertama karena lagu ini sangat membekas bagi para anak muda yang terpisahkan oleh jarak dan berpamitan di sebuah stasiun ketika mengantarkan pergi. Temponya santai dan liriknya sangat mudah diingat sehingga cocok ketika hati sedang ambyar-ambyarnya. Penggalan lirik yang sangat membekas di sini adalah “Janji lungo mung sedelo malah tanpo eling warto, lali opo pancen nglali yen eling mbok enggal bali”

2. Cidro

Lagu Kali ini menceritakan tentang seorang pemuda yang dikhianati cintanya dan merasa telah dibohongi. Selain itu, pemuda ini juga sadar diri akan keadaan hidupnya yang bagaikan langit dan bumi dengan mantan kekasihnya. Pembawaan dari lagu ini bisa dibilang sangat sedih dan akan membawa pendengar kepada rasa “trenyuh”. Penggalan lirik yang sangat tidak bisa dilupakan dari lagu ini yakni “Gek opo salah awakku iki, kowe nganti tego mblenjani janji, opo mergo kahanan uripku iki, mlarat bondo seje karo uripmu”

3. Ojo Sujono

Ojo Sujono mengisahkan tentang pasangan yang sedang bertengkar sehingga salah satunya mengakui bahwa dia salah dan mengakui sepenuh hati. Lagu ini juga menceritakan tentang perjuangan cinta yang penuh akan godaan sehingga akan mengingatkan para sobat ambyar akan keteguhan hati. Penggalan lirik dari lagu ini yang bisa dijadikan yakni “Mbok wis ojo sujono ojo nyikso rogo, tresno kuwi mesthi ono godho”

4. Pamer Bojo

Cendol dawet seger mungkin adalah sautan penggemar yang paling viral ketika Almarhum Didi Kempot menyanyikan lagu ini. Selain iramanya yang enak untuk dijogeti, makna dari lagu ini juga cukup dalam yakni tentang kekecewaan seseorang terhadap pasangannya yang berselingkuh di depannya. Penggalan lirik dari lagu ini yang ikonik yakni “Nangis batinku nggrantes uripku, teles kebes netes eluh ning dadaku”

5. Sewu Siji

Siapa bilang ke-ambyar-an hanya bisa diungkapkan melalui lagu kekecewaan terhadap kekasih saja. Didi Kempot juga membuat ambyar melalui lagu bertemakan orang tua yang berjudul “Sewu Siji”. Lagu ini menceritakan anak yang ingat dan selalu mendoakan orang tuanya karena orang tua merupakan pilar hidup seorang anak. Pembawaan lagu ini juga dikemas secara apik sehingga makna lagu sangat mudah dicerna oleh para pendengar. Penggalan lirik dari lagu ini yang ikonik adalah “Suwargone ndonya ono sukune wong tuwo, wong kang tuhu setyo, gedhe ganjarane” (Belva Dzaky Aulia)

forum

Belum ada obrolan

Mulai obrolan pertama kamu di sini!

Berita Terbaru

Analisis

Selamat Datang Kembali

Masuk untuk bergabung dalam diskusi

Buat Akun Baru

Daftar sekarang dan mulai berdiskusi

Kata sandi akan dikirim ke email Anda.