Sabtu, 14 Maret 2026, pukul : 01:20 WIB
Surabaya
--°C

IUCN Eropa Tambah 10 Lokasi ke Daftar Perlindungan

BERN-KEMPALAN: Persatuan Internasional untuk Konservasi Alam (The International Union for Conservation of Nature/IUCN) telah merilis “Daftar Hijau Kawasan Lindung dan Konservasi”, Selasa (20/4). Tercantum tambahan baru sepuluh lokasi di Swiss, Prancis dan Italia sehingga kini terdapat 59 situs konservasi alam yang dikelola oleh IUCN.

Merujuk ke situs euronews, Rabu (21/4), rincian tambahan terdiri dari tujuh situs baru di Prancis, dua di Italia dan untuk pertama kalinya sebuah situs di Swiss. Pihak IUCN menetapkan 17 kriteria di empat bidang, seperti tata kelola yang baik, rancangan dan perencanaan yang kuat, pengelolaan yang efektif dan hasil konservasi yang efektif.

Organisasi IUCN sebelumnya telah melakukan pemantauan seksama ke area-area yang kemudian dijadikan lahan konservasi serta dilindungi itu. “Kawasan lindung dan konservasi yang efektif sangat penting jika kita ingin menghentikan hilangnya nyawa secara dramatis di Bumi yang kita saksikan,” ungkap Direktur Jenderal IUCN Dr Bruno Oberle.

Ditegaskannya, pihak IUCN dan komunitas global telah menyerukan perlindungan 30 persen permukaan bumi. Seruan ini akan terus dikumandangkan sampai tahun 2030. ”Situs Daftar Hijau IUCN menjadi contoh terbaik soal efektivitas sekaligus inklusivitas, agar upaya kita bisa berhasil,” tegas Bruno.

Selain menggandeng Prancis, IUCN juga merangkul Costa Rica guna mencapai target perlindungan 30 persen tersebut. Langkah IUCN juga tak bisa dilepaskan dari sejumlah negosiasi global perlindungan keanekaragaman hayati yang kelak diputuskan dalam pertemuan antar negara di China musim gugur tahun ini.

Prancis merupakan negara paling banyak mencatatkan situs bersertifikat baru. Sekitar 22 lokasi yang dilindungi berada di negeri Napoleon itu. Selain cagar alam Coloraie du Volcan di Pulau Reunion, juga cagar alam nasional Contamines-Montjoie (Haute-Savoie), rawa-rawa di lembah rendah sungai Essonne dan Juine (Ile-de-France).

Kemudian juga Estate Tour du Valat (Bouches-du-Rhône), cagar alam nasional Sainte-Victoire (Bouches-du-Rhône), cagar alam nasional Haut-Giffre dan Aiguilles Rouges (Savoie) dan situs Natura 2000 Bassin du Drugeon (Jura ).

Sedangkan Italia, memasukkan sejumlah kawasan lindung. Yakni, Taman Nasional Arcipelago Toscano dan Foreste Casentinesi, Monte Falterona, dan Taman Nasional Campigna.

Taman Nasional Swiss kini juga masuk Daftar Hijau IUCN. Ini yng pertama bagi Swiss. Taman ini cagar alam yang sangat terlindungi, di mana aktivitas manusia hampir dilarang. Luas hutan lindung ini 170 kilometer persegi, subalpine dan padang rumput alpine, serta bebatuan dan pemandangan yang bagus. (euronews, Belva Dzaky Aulia)

forum

Belum ada obrolan

Mulai obrolan pertama kamu di sini!

Berita Terbaru

Analisis

Selamat Datang Kembali

Masuk untuk bergabung dalam diskusi

Buat Akun Baru

Daftar sekarang dan mulai berdiskusi

Kata sandi akan dikirim ke email Anda.