KAIRO-KEMPALAN: Sembilan puluh tujuh orang terluka setelah kereta tergelincir di provinsi Qalioubia Mesir di utara Kairo, kata Kementerian Kesehatan dalam sebuah pernyataan pada Minggu (18/4).
Melansir dari Arab News, 58 ambulans bergegas ke lokasi tersebut dan memindahkan korban luka ke tiga rumah sakit di provinsi itu.
Menteri Kesehatan Mesir, Hala Zayed sedang menuju ke provinsi Qalioubia untuk memeriksa mereka yang terluka dalam insiden tersebut.
Kereta berangkat dari Kairo pada 13.20. dan dijadwalkan tiba di Mansoura pada pukul 17.00. Sedikitnya 20 orang tewas dan hampir 200 lainnya luka-luka pada Maret ketika dua kereta bertabrakan di dekat Tahta di provinsi Sohag.
Mesir telah menyaksikan beberapa tragedi perkeretaapian dalam beberapa tahun terakhir. Sedikitnya 20 orang tewas dan hampir 200 lainnya luka-luka pada Maret ketika dua kereta bertabrakan di dekat Tahta, sekitar 440km (275 mil) selatan Kairo.
Awal pekan ini, 15 orang terluka setelah kereta lain tergelincir di provinsi utara Minya al-Qamh.
Pada Februari 2019, lokomotif tak berawak menabrak penghalang di dalam stasiun kereta api utama Ramses, Kairo, menyebabkan ledakan besar dan kebakaran yang menewaskan sedikitnya 25 orang. Kecelakaan itu mendorong menteri transportasi saat itu mengundurkan diri.
Kecelakaan kereta api paling mematikan di Mesir terjadi pada tahun 2002, ketika lebih dari 300 orang tewas setelah kebakaran terjadi di kereta malam dalam perjalanan dari Kairo ke Mesir selatan. (Arab News/Al Jazeera, Belva Dzaky Aulia)

Belum ada obrolan
Mulai obrolan pertama kamu di sini!
Silakan Login atau Daftar untuk ikut berdiskusi