Oleh: Ferry Is Mirza
Wartawan Utama, Pengurus PWI Jawa Timur
KEMPALAN: Puasa Ramadhan setiap tahun dilakukan oleh umat Islam diseluruh dunia. Bulan suci ini selain memiliki berbagai keutamaan, juga meninggikan derajat bagi yang menunaikan kewajiban puasa dan ibadah lain didalam bulan penuh barakah ini.
Firman Allah dalam Al-Qur’an, yang artinya : “Hai orang-orang yang beriman, diwajibkan atas kamu berpuasa, sebagaimana telah diwajibkan atas orang-orang sebelum kamu, mudah-mudahan kamu menjadi orang yang bertaqwa” (Q.S Al-Baqaroh : 183)
Perhatikanlah, bahwa Allah mengajak manusia yang beriman (type Mukmin), untuk melaksanakan puasa Ramadhan. Bagaimana dengan type manusia pada umumnya ?
Untuk diketahui bahwa manusia yang mendapatkan pahala berlipat ganda itu adalah bagi manusia yang beriman. Karena orang yang berimanlah yang melakukan kegiatan ibadah secara kontinyu setiap saat apalagi di bulan Ramadhan kwantitas dan kwalitas ibadah justru ditingkatkan.
Oleh karena itu mari kita berusaha untuk menjadi manusia yang beriman, agar pahala amal ibadah kita dilipatgandakan Allah. Dan akhirnya orang beriman itu mencapai predikat Taqwa.
Bulan Ramadhan ini diberikan Allah untuk hambaNya yang beriman. Ramadhan adalah fasilitas yang diberikan Allah justru untuk meningkatkan derajat manusia. Yaitu dari type manusia mukmin menjadi type manusia muttaqin.
Jika manusia telah berhasil menjalani ibadah puasa dengan sebaik-baiknya, dan semampunya, maka titel taqwa akan kita sandang. “Dan orang bertaqwalah yang mendapat syurga yang luasnya seluas langit dan bumi.” (Q.S Ali Imran : 133).
Orang yang bertaqwalah yang akan dapat memandang wajah Allah Subhanahu Wa Ta’ala. Orang yang bertaqwalah yang berada di sisi Allah Subhanahu Wa Ta’ala.
Oleh karena itu mari kita manfaatkan kesempatan yang masih diberikan Allah untuk berada pada bulan Ramadhan kali ini untuk menaikkan derajat kita, menjadi manusia yang bertaqwa disisi Allah Subhanahu Wa Ta’ala.
Karena kesempatan dan usia yang kita miliki hanya Allah yang tahu, sedangkan kita manusia yang lemah tidak tahu kapan kita meninggal dunia, mungkin besok, mungkin juga lusa atau tahun depan, kita tidak tahu. Maka persiapkan diri, dan manfaatkan fasilitas Ramadhan untuk memperbanyak amal ibadah, dan akhirnya kita mencapai derajat taqwa. Karena Puasa Ramadhan adalah salah satu sarana untuk menaikkan derajat hamba Allah.
Dari paparan diatas, maka dapatlah kita mengambil kesimpulan bahwa manusia itu dapat digolongkan dalam 4 type, yaitu :
1). Insan 2). Muslim 3). Mukmin. 4). Muttaqin.
▪Bahwa puasa Ramadhan diserukan kepada manusia type Mukmin (manusia beriman)
▪Orang yang beribadah hanya di bulan Ramadhan, sedang di bulan lainnya tidak, berarti masih tergolong type Muslim, belum type Mukmin (beriman)
▪Puasa Ramadhan merupakan sarana untuk meningkatkan derajat hamba Allah, yaitu menghantarkan type orang Mukmin (beriman) menjadi type orang Muttaqin (bertaqwa).
▪Type Muttaqin lah yang mendapat surga Allah, dan akan berada disisi Allah Subhanahu Wa Ta’ala.
Senyampang Allah masih memberi kita sehat wal afiyaa, maka jangan sia siakan bulan Ramadhan dengan menunaikan semua ibadah di dalamnya dengan nawaitu Lillahi Ta’ala.
Karena, semua ibadah yang kita tunaikan di bulan suci ini langsung Allah yang mencatatnya. (*)

Belum ada obrolan
Mulai obrolan pertama kamu di sini!
Silakan Login atau Daftar untuk ikut berdiskusi