Sabtu, 16 Mei 2026, pukul : 00:04 WIB
Surabaya
--°C

Terkait Kebocoran Data, Turki Mulai Investigasi Facebook

ANKARA-KEMPALAN: Otoritas Perlindungan Data Pribadi (Kisisel Verileri Koruma Kurumu/KVKK) di Turki mulai menggelar penyelidikan terhadap bocornya data 533 juta pengguna Facebook. Kebocoran data pribadi ini telah meresahkan publik Turki. Banyak pengguna Facebook di Turki telah merasa terancam dan tak nyaman.

Kantor berita Turki Anadolu Agency menyebut investigasi KVKK dimulai Senin (5/4). Keluhan awal diterima KVKK terkait dibagikannya data pribadi dari Facebook ke platform peretas. Diantaranya, penyebaran nomor telepon pribadi yang biasa tercantum di dalam Facebook yang seharusnya bersifat rahasia.

Selain keluhan dari sejumlah warga Turki, pihak KVKK juga telah mencermati gelagat pengaruh kasus kebocoran ini pada dunia bisnis. Banyak pebisnis cemas karena data-data mereka juga sering tersimpan di Facebook. Data pribadi ini dikhawatirkan bisa diperjualbelikan lewat transaksi pasar gelap.

Menurut sejumlah sumber yang dirujuk KVKK, seorang pengguna di forum peretasan tingkat rendah pada hari Sabtu (3/4) telah mengekspos nomor telepon dan data pribadi 533 juta pengguna Facebook di 106 negara. Peretasan ini menambah daftar panjang keresahan publik terhadap Facebook, setelah kasus serupa terjadi di Australia.

Beberapa jam setelah diinvestigasi, KVKK menemukan data yang terekspos selain nomor telepon pribadi. Seperti ID Facebook, nama lengkap, lokasi, tanggal lahir, bios, dan – dalam beberapa kasus – alamat email, termasuk lebih dari 32 juta catatan pengguna di AS, 11 juta di Inggris dan enam juta di India. Pakar keamanan siber Turki memperingatkan bahwa data tersebut dapat digunakan secara curang oleh peretas. (Anadolu Agency, rez)

forum

Belum ada obrolan

Mulai obrolan pertama kamu di sini!

Berita Terbaru

Analisis

Selamat Datang Kembali

Masuk untuk bergabung dalam diskusi

Buat Akun Baru

Daftar sekarang dan mulai berdiskusi

Kata sandi akan dikirim ke email Anda.