NANPING-KEMPALAN: Anggota Dewan Negara China dan Menteri Luar Negeri Wang Yi mengadakan pertemuan dengan Menteri Luar Negeri Indonesia Retno Marsudi di Nanping, Provinsi Fujian, China tenggara, pada hari Jumat (2/4). Wang Yi juga bertemu dengan mitranya dari Filipina Teodoro Locsin di hari yang sama dan kota yang sama.
China siap bekerja sama dengan Indonesia, mengikuti arahan kedua kepala negara, untuk terus memperdalam sinergi strategi, meningkatkan kerja sama praktis, memperkuat koordinasi dan kerja sama di bidang regional dan internasional, serta berkontribusi lebih pada stabilitas. serta perkembangan Asia dan dunia pasca pandemi.
Sementara itu, Wang mengatakan China bersedia untuk terus mempromosikan kerja sama vaksin dengan Filipina, menyerukan kedua belah pihak untuk secara solid memajukan kerja sama Belt and Road yang berkualitas tinggi dan berusaha untuk menyelesaikan proyek-proyek utama sesuai jadwal.
Melansir dari Xinhuanet, kata Wang, China bersedia untuk bekerja dengan negara-negara ASEAN, termasuk Filipina, untuk mempromosikan implementasi awal dari perjanjian Kemitraan Ekonomi Komprehensif Regional (RCEP), untuk secara penuh dan efektif melaksanakan Deklarasi tentang Perilaku Para Pihak di Laut China Selatan, kepada mempercepat konsultasi tentang Kode Etik di Laut Cina Selatan, untuk menjaga stabilitas di kawasan.
Locsin mengatakan negaranya berkomitmen untuk mengembangkan lebih lanjut hubungan bilateral, dan berterima kasih kepada China atas dukungan kuatnya kepada Filipina dalam memerangi epidemi, terutama bantuan dan penyediaan vaksin.
Locsin juga memberi selamat kepada Tiongkok karena terpilih sebagai anggota Dewan Hak Asasi Manusia Perserikatan Bangsa-Bangsa dari tahun 2021 hingga 2023, dan berharap dapat memperkuat koordinasi dan kerja sama dengan Tiongkok dalam kerangka Dewan Hak Asasi Manusia. Enditem
Sementara itu dilain pertemuan, Wang mengatakan China dan Indonesia bergandengan tangan untuk memerangi pandemi COVID-19, yang menjadi contoh kerja sama di antara negara-negara berkembang. “China memperdalam kerja sama vaksin dengan Indonesia dan membahas pembentukan pengaturan pengakuan kode kesehatan bersama untuk mempromosikan ketersediaan dan keterjangkauan vaksin di negara berkembang,” katanya.
Wang meminta kedua negara untuk meningkatkan kerja sama di bidang ekonomi digital, data besar, komputasi awan, 5G, dan konstruksi kota pintar untuk memasukkan dorongan baru ke dalam pembangunan ekonomi berkualitas tinggi mereka.
Wang mengatakan bahwa China bersedia berdiskusi dengan Indonesia tentang pembentukan kemitraan ekonomi komprehensif bilateral.
Sementara itu, Retno mengatakan Indonesia dan China selalu menjalin kerja sama yang erat di berbagai bidang. Ia menambahkan, Indonesia berharap dapat melanjutkan kerja sama di bidang vaksin dengan China, bersama-sama mempromosikan pembangunan proyek besar di era pasca pandemi, dan memperluas kerja sama di bidang perdagangan, investasi, perikanan, dan pembangunan infrastruktur.
Retno juga mengatakan Indonesia mendukung pendalaman kerja sama antara ASEAN dan China. (Xinhuanet, Abdul Manaf Farid)

Belum ada obrolan
Mulai obrolan pertama kamu di sini!
Silakan Login atau Daftar untuk ikut berdiskusi