Minggu, 10 Mei 2026, pukul : 08:41 WIB
Surabaya
--°C

Vietnam dan Filipina Terus Menekan Kegiatan Cina di Laut Cina Selatan

MANILA-KEMPALAN: Presiden Filipina Rodrigo Duterte telah menyatakan “keprihatinan” kepada duta besar Cina tentang kapalnya yang berkumpul di Laut Cina Selatan yang disengketakan, kata juru bicaranya, saat Vietnam mendesak Beijing untuk menghormati kedaulatan maritimnya.

Duterte sedang ditekan untuk mengambil sikap yang lebih kuat terhadap Beijing

Teodoro Locsin Jr, Menteri Luar Negeri Filipina, menulis di media sosial pada hari Jumat (26/3) menanyakan apakah kapal Cina di Cina Selatan adalah “armada penangkap ikan” atau bagian dari “operasi pengerukan”.

Melansir dari aljazeera, Pensiunan Hakim Agung Antonio Carpio, seorang ahli hukum internasional, juga memberikan peringatan bahwa orang Filipina harus “sangat waspada” terhadap kegiatan Cina, dengan mengatakan itu bisa menjadi “awal pendudukan” dan pengembangan pangkalan angkatan laut.

Juru bicara Kementerian Luar Negeri Vietnam Le Thi Thu Hang pada Kamis (25/3) mengatakan kapal-kapal Cina di terumbu karang, yang oleh Hanoi disebut Da Ba Dau, telah melanggar kedaulatannya.

“Vietnam meminta Cina menghentikan pelanggaran ini dan menghormati kedaulatan Vietnam,” kata Hang dalam briefing reguler.

Sebuah kapal penjaga pantai Vietnam terlihat ditambatkan di dekat daerah yang disengketakan pada hari Kamis (25/3), menurut data pelacakan kapal yang diterbitkan oleh situs web Marine Traffic.

Hang mengatakan penjaga pantai Vietnam “menjalankan tugasnya sebagaimana diatur oleh hukum”, termasuk hukum internasional. (Aljazeera, Abdul Manaf Farid)

forum

Belum ada obrolan

Mulai obrolan pertama kamu di sini!

Berita Terbaru

Analisis

Selamat Datang Kembali

Masuk untuk bergabung dalam diskusi

Buat Akun Baru

Daftar sekarang dan mulai berdiskusi

Kata sandi akan dikirim ke email Anda.