Senin, 25 Mei 2026, pukul : 21:13 WIB
Surabaya
--°C

Turki Bertemu Cina, 1000 Pendemo Turut Meramaikan Mengecam Perlakuan terhadap Etnis Uighur

ISTANBUL-KEMPALAN: Menteri Luar Negeri Cina Wang Yi bertemu Cavusoglu dan kemudian Presiden Tayyip Erdogan pada hari Kamis (25/3), ketika sekitar 1.000 pengunjuk rasa turut berkumpul di Istanbul.

“Diktator Cina” dan “Hentikan genosida Uighur, tutup kamp,” teriak para pendemo.

Beberapa orang mengibarkan bendera biru-putih gerakan kemerdekaan Turkestan Timur, nama yang digunakan gerakan tersebut untuk Xinjiang.

Melansir dari aljazeera, Beijing menyetujui perjanjian ekstradisi antara kedua negara pada bulan Desember dan dengan kesepakatan menunggu ratifikasi oleh parlemen Turki.

Cavusoglu membantah bahwa perjanjian ekstradisi antara kedua negara akan menyebabkan Uighur dikirim kembali ke Cina, menggambarkannya sebagai kesepakatan rutin yang serupa dengan yang dimiliki Turki dengan negara lain. Dia mengatakan setelah bertemu Wang dia telah menyampaikan “kepekaan dan pemikiran tentang Uighur Turki.”

BACA JUGA  Iran Tolak Ultimatum Trump soal Uranium, Teheran Pilih Perang Lawan Israel dan AS

Seorang juru bicara kedutaan Cina mengatakan bulan lalu bahwa orang Uighur yang telah mengadakan protes rutin di dekat tempat diplomatik Cina di Turki dalam beberapa bulan terakhir berusaha menipu orang-orang Turki dan merusak hubungan.

Setidaknya satu juta orang Uighur dan Muslim lainnya ditahan di pusat penahanan di Xinjiang, Cina barat laut.

Cina sebelumnya telah menolak tuduhan pelanggaran hak apa pun di Xinjiang, termasuk bahwa pihak berwenang secara paksa mensterilkan wanita dan memaksakan kerja paksa, dengan mengatakan kamp-kamp itu “sangat efektif” dalam mengurangi “ekstremisme agama” di wilayah tersebut.

Pemerintah Amerika Serikat dan parlemen Kanada dan Belanda telah memberi label tindakan Beijing terhadap “genosida” Uighur , dan Washington telah menjatuhkan sanksi pada beberapa pejabat Cina atas Xinjiang.

BACA JUGA  Iran Tolak Ultimatum Trump soal Uranium, Teheran Pilih Perang Lawan Israel dan AS

Cina telah menolak tuduhan genosida dan memperingatkan negara-negara Barat untuk tidak mencampuri urusan dalam negerinya. (Aljazeera, Abdul Manaf Farid)

forum

Belum ada obrolan

Mulai obrolan pertama kamu di sini!

Berita Terbaru

Analisis

Selamat Datang Kembali

Masuk untuk bergabung dalam diskusi

Buat Akun Baru

Daftar sekarang dan mulai berdiskusi

Kata sandi akan dikirim ke email Anda.