Rabu, 11 Februari 2026, pukul : 01:40 WIB
Surabaya
--°C

Kasus Kekerasan Terus Terjadi, Pemerintah Afghanistan Banyak Kehilangan Personil

KABUL-KEMPALAN: Kasus kekerasan di Afghanistan antara pemerintah Republik Islam Afghanistan di bawah Presiden Ashraf Gani dengan Emirat Islam Afghanistan alias Taliban terjadi pada Jumat (12/3). Meja perundingan di Qatar tidak menghentikan pertarungan yang terjadi di medan Afghanistan antara keduanya

Menurut situs resmi Emirat Islam Afghanistan, Alemarah, terjadi penembakan tentara pemerintah Afghanistan dalam serbuan pos di distrik Nirkh, Provinsi Wardak. Lalu dua anggota Arbaki (pasukan Republik Islam Afghanistan) terluka karena kendaraannya terkena alat peledak improvisasi di distrik Jabalus-Siraj, Provinsi Parwan.

Mujahidin Emirat Islam Afghanistan mengambil alih pos musuh di distrik Ishkamish, Provinsi Takhar yang menelan dua korban jiwa dari pihak pemerintah yang juga mendapat kerugian tiga orang tewas dalam sebuah serangan di pos militer distrik Mohammad Agha, Provinsi Logar.

Selain itu, pemerintah Afghanistan juga kehilangan dua personel militernya dalam gesekan dengan Taliban di Provinsi Kunar. Hal ini juga menelan korban luka dari pihak yang sama sebanyak dua orang di distrik Munawara dalam provinsi yang sama, sementara di distrik Want Waygal, Provinsi Nuristan, dua orang lainnya terluka.

Satu orang tewas dan satu luka ketika penyerangan pasukan Taliban di distrik Sabri, Provinsi Khost. Sementara dua orang tewas dan dua lainnya luka serta sebuah tank hancur dalam pertempuran di distrik Shalgar, Provinsi Ghazni, adapun dua personel militer lainnya tewas di distrik Qarabagh.

Sedikitnya delapan tentara termasuk seorang perwira terluka dan satu tank hancur dalam serangan mujahidin di distrik Doshi di Provinsi Baghlan. Dalam laporan lain, satu polisi tewas dalam serangan terhadap polisi di distrik Dashi di provinsi Baghlan.

Dua personel Republik Islam Afghanistan tewas ketika posnya tersebut diserang Mujahidin di distrik Khas Balkh di Provinsi Balkh utara, sementara satu tentara musuh ditembak mati saat dia berjaga di luar sebuah pos di distrik provinsi tersebut.

Mujahidin Emirat Islam Afghanistan merebut sebuah pos tempur di distrik Pachir Wa Agam di provinsi Nangarhar, menewaskan lima personel militer dan menyebabkan tiga lainnya terluka, sementara senjata dan amunisi juga disita dari musuh. Di distrik Shirzad Provinsi Nangarhar, empat tentara tewas dan satu terluka dalam serangan Mujahidin Taliban. Dalam laporan lain, seorang tentara musuh tewas setelah serangan terhadap sebuah pos di distrik Alishang di provinsi Laghman.

Tembak-menembak menewaskan lima personel militer musuh dan menyebabkan tiga lainnya terluka setelah musuh masuk ke penyergapan Mujahidin di distrik Dashit Archi, Provinsi Kunduz, sementara satu tentara pemerintah Afghanistan ditembak mati saat dia berjaga di luar sebuah pos di distrik Imam Sahib provinsi Kunduz. Selain itu, tujuh personel musuh tewas di provinsi Balkh utara, sementara dua pasukan Afghanistan tewas di Provinsi Takhar utara.

Penyebaran pertempuran antara kedua belah pihak semakin meningkat meskipun ada upaya dari keduanya untuk masuk ke dalam meja perundingan untuk membangun perdamaian di Afghanistan. Taliban masih bersikukuh untuk meminta penarikan pasukan asing dari wilayah Afghanistan, sementara pemerintah Afghanistan menuding Taliban tidak berkomitmen menjalankan Perjanjian Doha Tahun 2020.

(Alemarah, Reza Maulana Hikam)

forum

Belum ada obrolan

Mulai obrolan pertama kamu di sini!

Berita Terbaru

Analisis

Selamat Datang Kembali

Masuk untuk bergabung dalam diskusi

Buat Akun Baru

Daftar sekarang dan mulai berdiskusi

Kata sandi akan dikirim ke email Anda.