Raih Tiga Kemenangan Beruntun, Tottenham Kembali Bangkit?
KEMPALAN: Minggu malam keluarga kerajaan Tottenham yang kejam melakukan pukulan mematikan; mantan raja Spurs, bersama-sama dengan raja yang ada melakukan semua kerusakan.
Gareth Bale akhirnya kembali dan kali ini nyata. Tidak ada kesan fajar palsu pada kebangkitan malam ini; Bale kembali untuk menyelamatkan musim Tottenham.
Lebih dari setengah musim, banyak orang di Spurs yang menganggap kembalinya pemain Wales itu sebagai kesalahan.
Hanya mencetak Enam gol di berbagai pertandingan dalam berbagai kompetisi membuat Bale banyak diragukan oleh fans dan managemen tim.
Bahkan Tottenham terlihat ragu-ragu untuk memperpanjang peminjaman Bale dan mengembalikannya ke Real Madrid
Namun, malam itu saat Tottemham menjamu Crystal Palace dalam lanjutan Liga Inggris, Bale tampil memesona dan mengingatkan fans pada sosok raja White Hart Lane yang pergi ke Real Madrid pada tahun 2013.
Tim lawan bahkan tak bisa menyentuhnya, sama seperti saat mereka tak bisa menyentuh ‘partner in crime’ Bale, Harry Kane. Dua gol dan dua assist untuk kemenangan Tottenham menandai kembalinya Sang raja White Hart Lane
Meskipun Kane adalah pemain yang paling dipuja Tottenham sekarang. Namun, hubungan cinta The Lilywhite dengan Bale telah bangkit kembali. Hubungan inilah yang akan kembali menghidupkan peluang Tottenham untuk bersaing kembali di klasemen liga.
Tentang kesulitan yang ia alami di musim ini, Bale pernah berkata bahwa “Sepak bola memang sesuatu yang aneh, Anda bisa memiliki performa yang buruk di satu hari, namun bisa memiliki performa yang bagus di lain hari”
“Saya sudah tidak berumur 21 tahun, tubuh seseorang berubah seiring waktu. Saat inj saya tidak memiliki kemudaan di mana tubuh saya dapat pulih dengan cepat seperti dulu”
Manajer Bale Jose Mourinho menambahkan: “Gareth ini adalah bantuan terbaik untuk memulai musim, sayang memang Gareth baru bisa menunjukan kualitas selama beberapa bulan terakhir, namun tentu saja, Gareth tetap luar biasa”
Tottenham sempat berada di tengah-tengah krisis selama hampir tiga bulan, penampilan inkonsisten sempat membuat Tottemhan, yang pernah berada di puncak klasemen di awal musim, turun hingga peringkat 8
Namun, kemarin malam saat mereka mengalahkan Crystal Palace dan menyalip juara bertahan Liverpool dan naik ke pringkat 7 dengan selisih 2 poin, hasil ini menunjukan kembali tanda-tanda kebangkitan The Lily White.
Tiga kemenangan liga berturut-turut menunjukan bahwa Tettemham mulai kembali konsisten. Mourinho berhasil membawa timnya untuk memenangkan lima dari enam pertandingan terakhir mereka.
Tottenham dengan cepat mampu naik dan mendekati zona liga Champion di Klasemen. Sekarang Tottemham hanya berselisih 5 poin dari pringkat 4 Chelsea, namun masih memiliki satu pertandingan simpanan.
Padalah menurut prediksi Crystal Palace, yang dipimpin oleh Gary Cahill, akan sulit untuk ditembus oleh Tottemham. Tidak ada yang menyangka bahwa The Lily White akan mencetak 4 gol
Pertandingan sempat berjalan alot di babak pertama karena kedua tim sama-sama kuat
Tottenham sempat unggul terlebih dahulu di menit ke-24. Gol berasal dari Lucas Moura yang berhasil merebut bola dari Luka Milivojevic.
Bola mengarah ke Harry Kane yang langsung masuk ke kotak penalti. Ia lalu memberi umpan mendatar terukur yang mampu disontek Gareth Bale menjadi gol.
Namun, Jelang akhir babak pertama, Crystal Palace berhasil menyamakan kedudukan. Penghargaan untuk Milivojevic karena telah memperbaiki kesalahannya yang menyebabkan gol pertama Tottemham, umpan silangnya di waktu perpanjangan babak pertama sangat bagus. Begitu pula dengan sundulan Christian Benteke, saat pemain Belgia itu melampaui rekan senegaranya Toby Alderweireld untuk memasukkan bola melewati Hugo Lloris.
Babak pertama berakhir dengan skor sama kuat 1-1 dan Mourinho menunjukan wajah kesal saat dia berjalan menyusuri terowongan menuju ruang ganti.
Namun, beruntung Tottenham memiliki Bale yang sangat berperan penting dalam pertandingan malam itu.
Pemain berusia 31 tahun itu tidak mensiasiakan umpat sundulan dari kane untuk mencetak gol keduanya dan membawa Tottemham berbalik unggul 2-1
Tiga menit berselang, sekarang giliran lane yang mecetak gol
Kane melepas sepakan first time terukur dari luar kotak penalti menyambut umpat Matt Doherty. Bola bersarang ke pojok kanan gawang Palace.
Tak cukup hanya dengan satu gol. Pada menit ke-76, kane berhasil mencetak gol keduanya. Ia dengan baik menuntaskan umpan Son Heung-Min menjadi gol lewat sundulan kepala.
Jika Bale adalah bintang pertunjukan malam itu, maka Kane adalah pendukung yang uar biasa
“Jika saya bisa memberikan nilai secara statistik, maka itu berarti nilai 100” kata Mourinho usai pertandingan
The Special One tidak bisa menahan diri, kebahagiaan terlihat jelas dari raut wajahnya, dia berharap agar Kane dan Bale dapat terus bermain seperti malam itu. (Edwin Fatahuddin/Dailymail)









