SIDOARJO, KEMPALAN: Asosiasi Futsal Provinsi (AFP) Jawa Timur belum bisa bergerak leluasa dalam menjalankan program kerja. Kompetisi di berbagai level masih belum bisa digelar akibat
pandemi Covid-19 yang sudah berlangsung satu tahun terakhir ini.
Dimas Bagus Kurniawan, Ketua AFP Jatim menerangkan, semua agenda kompetisi di pusat dan daerah terhenti.
“Sampai detik ini Liga Pro Futsal juga berhenti. Di daerah pun tidak ada kompetisi atau pertandingan apa pun,” katanya.
Dimas menuturkan, pandemi Covid-19 membuat semua aktivitas olahraga terhenti. Demikian juga futsal Jatim tidak ada kompetusi atau pertandingan.
“Memang serba repot menggelar kompetisi, bagimana prokesnya, ini masih digodok FFI (Federasi Futsal Indonesia). Insya Allah ke depannya semoga bisa, karena sudah mulai vaksinasi Covid-19, ” ujar Dimas.
Dimas berharap, vaksinasi Covid-19 yang terus dijalankan pemerintah menjadi solusi dan bisa menghentikan virus Corona di Indonesia.
AFP Jatim sendiri, lanjut Dimas, menyiapkan kompetisi secara berjenjang. Mulai kompetisi Liga Nusantara (Linus) putra dan putri, kompetisi plajar putra dan putri.
Kecuali itu, AFP Jatim juga memprogramkan kopetisi Kelompok Usia (KU). Mulai KU-23, KU-21, KU-18 dan KU-16.
Ketua Asprov PSSI Jatim, Riyadh memberi apresiasi terselenggaranya Kongres Tahunan AFP Jatim 2021. Ia berharap AFP Jatim semakin maju dan mandiri.
“Futsal Jatim sangat luar biasa, saya yakin ke depan akan mandiri. Futsal ini jadi bagian penting PSSI, pembinaan futsal tetap jadi tanggung jawab PSSI,” ucap Riyadh saat membuka Kongres AFP Jatim di Fave Hotel Sidoarjo, Sabtu (6/3).
Orang nomor satu PSSI Jatim ini optimistis, futsal Jatim akan semakin berprestasi. Bukti, futsal lolos ke PON di Jawa Barat dan PON 2021 Papua.
“Terus maju futsal Jatim, prestaainya juga luar biasa,” kata Riyadh. (*)
Peliput: Dwi Arifin

Belum ada obrolan
Mulai obrolan pertama kamu di sini!
Silakan Login atau Daftar untuk ikut berdiskusi