Jumat, 1 Mei 2026, pukul : 18:40 WIB
Surabaya
--°C

Pemimpin Baru Gereja Ortodoks Serbia, Pernah Ditahbiskan di Kosovo

BEOGRAD, KEMPALAN: Gereja Ortodoks Serbia melakukan pemilihan pemimpin (Patriark) baru pada Kamis (18/2). Dari pemilihan ini, nama Porfirije Peric muncul sebagai pemimpin ke-46 dari gereja tersebut.

Ia adalah kelahiran Becej pada tahun 1961, dan menuntaskan sekolah dasar di Curug serta sekolah menengah di Novi Sad, ibukota provinsi Vojvodina di Serbia. Pada tahun 1968 ia lulus dari Fakultas Teologi Ortodoks di Beograd.

Ia ditahbiskan sebagai pendeta di biara Decani di Kosovo tahun 1985. Peric lanjut studi pascasarjana di Athena, Yunani hingga tahun 1990 serta menerima gelar S-3 pada tahun 2004 dari fakultas teologi Universitas Athena dengan disertasi berjudul Possibility of Knowability of God in St. Paul’s understanding according to the interpretation of Saint John Chrysostom.

Setelah menyelesaikan studinya, ia menjadi staf pengajar di Fakultas Teologi Ortodoks, Departemen Psikologi Kepasturan.

Selama di Gereja Ortodoks Serbia, ia pernah terpilih sebagai Uskup Jegar, Wakil Uskup Backa dalam pertemuan biasa Majelis Suci Para Uskup SOC di Beograd pada tahun 1999.

Ia juga pernah menjadi Uskup Metropolit atas Zagreb dan Ljubljana, di mana ia dinobatkan pada Minggu, 12 Juli 2014 silam. Ia dinobatkan oleh Patriark Gereja Ortodoks Serbia saat itu, Irinej.

Ia pernah terpilih sebagai perwakilan gereja dan masyarakat keagamaan di Dewan Penyiaran Serbia, RBA pada tahun 2005 dan menjadi presidennya pada tahun 2008 hingga 2014.

Di sela-sela kesibukannya sebagai presiden Dewan Penyiaran itu, ia juga menjadi uskup dari tentara Serbia dan koordinator untuk kerja sama antara Gereja Ortodoks Serbia dengan tentara Serbia selama 2010 sampai 2011.

Menurut Balkan Insight, pemilihan Porfirije ini mungkin bertujuan memuaskan pemerintah karena ia dianggap dekat dengan presiden Serbia sekarang, Aleksandar Vucic. Ia telah membuat sejumlah pandangan yang pro-pemerintah dan konservatif.

Hingga sekarang, Gereja Ortodoks memegang pengaruh besar dalam kehidupan publik di Serbia, salah satunya berkaitan dengan topik mengenai musuh negara itu, Kosovo. (reza hikam/balkaninsight/spc.rs/politicki.rs)

 

forum

Belum ada obrolan

Mulai obrolan pertama kamu di sini!

Berita Terbaru

Analisis

Selamat Datang Kembali

Masuk untuk bergabung dalam diskusi

Buat Akun Baru

Daftar sekarang dan mulai berdiskusi

Kata sandi akan dikirim ke email Anda.