SURABAYA-KEMPALAN: Jurusan Manajemen Fakultas Bisnis dan Ekonomika (FBE) Universitas Surabaya (Ubaya) segera menghelat event konferensi internasional tahunan bergengsinya tahun ini International Symposium on Management ke-18 (Insyma 18) pada 27 Mei 2021 mendatang.
Mengambil tema Redefining the Business Management Paradigm Using Technological Innovation in the Society 5.0 Era, Insyma kali ini berfokus pada bagaimana masyarakat 5.0 alias society 5.0 muncul mengintegrasikan antara dunia nyata (real world) dan dunia maya. Society 5.0 merupakan era di mana teknologi menjadi bagian terniscaya bagi umat manusia.
Society 5.0 adalah konsep di mana kita menggunakan teknologi–IoT/internet of things, big data, kecerdasan buatan, dan robot—untuk melayani kemanusiaan. Bukan diperhamba oleh teknologi tersebut.
The purpose of society 5.0 is to create a society where the people in it really enjoy a life full of lively activities and feel comfortable. The internet is not just for sharing information but for living life. Demikian kira-kira filosofinya Insyma 18 kali ini.
Pada event Insyma 18 tahun 2021, sedianya akan digelar di Kota Mataram, Lombok. Sebagaimana Insyma 17 akan dihelat di Vung Tau City, Vietnam dan konferensi-konferensi sebelumnya yang telah sukses digelar di berbagai negara, antara lain di Thailand, Vietnam, dan Manado.
Namun, karena saat ini intensitas pandemi Covid-19 kian meningkat di Tanah Air, akhirnya acara konferensi ilmiah yang sedianya berlangsung di Lombok itu pun diurungkan demi kesehatan bersama. “Acara ini akan dilaksanakan sepenuhnya daring (online) dengan menggunakan digiseminar,” kata Ketua Panitia Insyma 18 Bertha Silvia Sutejo, S.E., M.Si., CSA.
Walaupun diselenggarakan daring, peserta konferensi, kata Bertha, akan mendapatkan banyak virtual hospitality. Di Insyma juga puluhan peneliti internasional dari seluruh dunia berkumpul membagikan hasil riset mereka. “Insyma sebelumnya hadir puluhan universitas nasional dan internasional dengan ratusan paper ilmiah. Mulai dari Tokai University Jepang, USSH VNU Hochiminh City Vietnam, University of Malaya Malaysia, National Cheng Kung University Taiwan, Beijing Jiatong University China, hingga Universiti Teknologi Malaysia,” terang dia.
“Insyma ke-18 rencananya terindeks Web of Science atau Thomson & Reuters seperti halnya Insyma di tahun-tahun sebelumnya. Insyma ke-18 menandai 18 tahun berturut-turut tanpa henti konferensi ilmiah Insyma diselenggarakan. Kami mengundang peserta dari peneliti, akademisi, pengusaha, profesional serta praktisi mendiskusikan beraneka topik bisnis dan manajemen serta sharing hasil penelitian dan keilmuan di event ini,” terang Ketua Jurusan Manajemen Dr. Deddy Marciano, SE, MM, CSA, CBC.
Tentu, kata pakar keuangan ini, di Insyma kita dapat menambah jejaring profesional dan akademisi. Informasi lebih lanjut dapat diperoleh di laman resmi Insyma 18, http://insyma.org/insyma18/index.php. (Jurusan Manajemen FBE Ubaya for Kempalan.com/frd)

Belum ada obrolan
Mulai obrolan pertama kamu di sini!
Silakan Login atau Daftar untuk ikut berdiskusi