17 Januari, Tarif Enam Ruas Tol Naik

waktu baca 7 menit

Terhitung mulai 17 Januari 2021 pukul 00.00 WIB, penyesuaian tarif tol diberlakukan pada enam ruas tol yang dikelola oleh PT Jasa Marga (Persero) Tbk melalui sejumlah kelompok usahanya. Keenam ruas tol akan mengalami penyesuaian tarif tersebut adalah Jakarta Outer Ring Road/JORR (E1, E2, E3, W2U, W2S dan Pondok Aren-Bintaro Viaduct-Ulujami), Cikampek- Padalarang (Cipularang), Padalarang-Cileunyi (Padaleunyi), Semarang Seksi A,B,C, Palimanan-Kanci (Palikanci), dan Surabaya-Gempol (Surgem).

Payung hukum pemberlakuan tarif  baru  pada  enam  ruas  tol  tersebut telah  ditetapkan. Menteri Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR) telah menetapkan Keputusan Menteri (Kepmen) PUPR terkait penyesuaian tarif untuk masing-masing ruas tol di atas sejak tahun 2020.

Di samping itu, penyesuaian tarif tol telah diatur dalam Pasal 48 ayat (3) Undang-Undang (UU) Nomor 38 Tahun 2004 tentang Jalan dan Pasal 68 ayat (1) Peraturan Pemerintah (PP) Nomor 15 Tahun 2005 tentang Jalan Tol, sebagaimana telah diubah beberapa kali terakhir dengan PP Nomor 30 Tahun 2017 tentang perubahan ketiga atas PP Nomor 15 Tahun 2005 tentang Jalan Tol. Berdasarkan regulasi tersebut, evaluasi dan penyesuaian tarif tol dilakukan setiap dua tahun sekali berdasarkan pengaruh laju inflasi.

Corporate Communication & Community Development Group Head Jasa Marga Dwimawan Heru menjelaskan, pada dasarnya, penyesuaian tarif untuk enam ruas tol tersebut merupakan penundaan karena Kepmen PUPR telah ditetapkan sejak tahun 2020.

“Namun, Jasa Marga belum melakukan penyesuaian tarif dengan pertimbangan kondisi pandemi Coronavirus Disease (Covid-19) yang masih berlangsung. Saat ini, dengan harapan pada penanganan pandemi Covid-19 melalui program vaksin, Jasa Marga akan melakukan penyesuaian tarif yang sebenarnya di beberapa ruas tol sudah tertunda berbulan-bulan lamanya,” ujar Heru.

Penyesuaian tarif ini, Heru mengungkapkan, juga dilakukan sebagai wujud kepastian pengembalian investasi (menjaga kepercayaan investor) sesuai business plan, membangun iklim investasi jalan tol yang kondusif, pemenuhan Perjanjian Pengusahaan Jalan Tol sebagai suatu Kerjasama Pemerintah dengan Badan Usaha, pemenuhan SPM, peningkatan pelayanan hingga mendukung mobilitas logistik.

Jasamarga Metropolitan Tollroad (JMT) Regional Division Head Ari Wibowo menjelaskan penyesuaian tarif di beberapa ruas tol tersebut, sebenarnya bersifat reguler atau menyesuaikan besarnya inflasi, seperti Jalan Tol JORR, Jalan Tol Cipularang dan Jalan Tol Padaleunyi yang masuk ke dalam wilayah pengelolaan Regional JMT.

“Penyesuaian tarif untuk JORR, Cipularang dan Padaleunyi masih menyesuaikan dengan besaran inflasi. Bahkan di ruas Cipularang dan Padaleunyi juga memberlakukan rasionalisasi tarif, yang merupakan penataan kelompok tarif dari semula 5 kelompok tarif untuk 5 golongan kendaraan menjadi

3 kelompok tarif untuk 5 golongan kendaraan. Dengan adanya rasionalisasi tarif ini, terdapat kenaikan juga penurunan besaran tarif, di Cipularang penurunan besaran tarif berlaku untuk Golongan III yang semula Rp79.500 menjadi Rp71.500, dan Golongan V yang semula Rp119.000 menjadi Rp103.500 atau turun sebesar 13%. Sementara untuk Ruas Padaleunyi penurunan besaran tarif berlaku pada Golongan V yang semula Rp26.000 menjadi Rp23.500 atau turun sebesar 10%, dan tarif Golongan III tetap atau tidak ada kenaikan” papar Ari.

Senada dengan Ari, Jasamarga Transjawa Tollroad (JTT) Regional Division Head Reza Febriano juga menjelaskan bahwa penyesuaian tarif di Jalan Tol Palikanci, Jalan Tol Semarang Seksi A,B,C dan Jalan Tol Surgem yang dikelola oleh Regional JTT juga menyesuaikan besarnya inflasi daerah dan dua di antaranya memberlakukan rasionalisasi tarif.

“Palikanci dan Surgem memberlakukan rasionalisasi tarif, sama dengan Cipularang dan Padaleunyi. Di Palikanci terdapat penurunan tarif yang berlaku untuk Golongan III yang semula Rp21.000 menjadi Rp18.000 atau turun sebesar 14% serta Golongan V yang semula Rp32.000 menjadi Rp30.000 atau turun sebesar 6%. Yang membedakan, di ruas Surgem, pemberlakuan rasionalisasi tarif dibarengi dengan penambahan biaya investasi untuk relokasi Ruas Porong-Gempol sepanjang 9,89 Km dengan total investasi sebesar Rp 2,85 Triliun, yang telah beroperasi sejak Januari 2019” tambah Reza.

Terkait dengan Standar Pelayanan Minimal (SPM), SPM merupakan ukuran standar pelayanan yg harus dipenuhi oleh Badan Usaha Jalan Tol sesuai Peraturan Menteri PUPR. Jasa Marga telah memenuhi seluruh SPM yang dipersyaratkan. Selain pemenuhan SPM, Jasa Marga melaksanakan berbagai peningkatan pelayanan yang mencakup layanan transaksi, layanan lalu lintas dan layanan konstruksi yang dilakukan dalam rangka memberikan keamanan, kenyamanan, dan keselamatan kepada pengguna jalan tol.

Peningkatan layanan di bidang transaksi antara lain peningkatan kapasitas transaksi dengan penambahan Oblique Approach Booth (OAB)/gardu miring, optimalisasi fasilitas control room, penambahan fasilitas top up elektronik dan penambahan unit mobile reader di gerbang tol.

Pada bidang layanan lalu lintas, Jasa Marga juga melakukan upaya penambahan fasilitas jalan tol, pemasangan speed camera CCTV, membangun lokasi penindakan kendaraan Over Dimension Over Load (ODOL) dan pemasangan Weigh in Motion (WIM), pemasangan GPS pada kendaraan layanan lalu lintas serta pengoperasian one call center Jasa Marga Group di nomor 14080.

Sementara dalam hal pelayanan konstruksi telah dilakukan perbaikan dan pemeliharaan fisik jalan tol secara periodik, rekonstruksi perkerasan guna meningkatkan kualitas jalan, penghijauan di sepanjang jalan tol, serta pengecatan marka dan peremajaan rambu – rambu keselamatan & guardrail. (Jasa Marga untuk kempalan.com)

Berikut adalah daftar tarif baru enam ruas tol Jasa Marga Group yang mengalami penyesuaian tarif mulai 17 Januari 2021 Pukul 00.00 WIB:

Ruas JORR E1, E2, E3, W2U (Sistem Terbuka)

TARIF BARU
Gol I Gol II Gol III Gol IV Gol V
16.000 23.500 23.500 31.500 31.500

Ruas JORR Pondok Aren-Bintaro Viaduct-Ulujami (Sistem Terbuka)

TARIF BARU
Gol I Gol II Gol III Gol IV Gol V
3.000 4.500 4.500 6.500 6.500

Cikampek-Padalarang (Cipularang) (Sistem Tertutup)

Asal

Perjalanan

Tujuan

Perjalanan

TARIF BARU
Gol I Gol II Gol III Gol IV Gol V
 

 

SS Dawuan

Sadang 7.500 13.000 13.000 18.500 18.500
Jatiluhur 13.500 23.000 23.000 33.500 33.500
SS Padalarang 42.500 71.500 71.500 103.500 103.500
 

 

Sadang

SS Dawuan 7.500 13.000 13.000 18.500 18.500
Jatiluhur 6.000 10.500 10.500 15.000 15.000
SS Padalarang 35.000 59.000 59.000 85.000 85.000
 

 

Jatiluhur

SS Dawuan 13.500 23.000 23.000 33.500 33.500
Sadang 6.000 10.500 10.500 15.000 15.000
SS Padalarang 28.500 48.500 48.500 70.000 70.000
 

 

SS Padalarang

SS Dawuan 42.500 71.500 71.500 103.500 103.500
Sadang 35.000 59.000 59.000 85.000 85.000
Jatiluhur 28.500 48.500 48.500 70.000 70.000
 

Asal

Perjalanan

Tujuan

Perjalanan

TARIF BARU
Gol I Gol II Gol III Gol IV Gol V
SS Padalarang Cikamuning 4.000 6.500 6.500 9.000 9.000

Padalarang-Cileunyi (Padaleunyi) (Sistem Tertutup)

 

Asal

 

Tujuan

TARIF BARU
Gol I Gol II Gol III Gol IV Gol V
 

 

 

 

 

 

SS Padalarang

Padalarang 500 1,000 1,000 1,000 1,000
Baros 2,000 4,000 4,000 5,000 5,000
Pasteur 3,500 6,000 6,000 8,500 8,500
Pasor Koja 4,500 8,000 8,000 11,000 11,000
Kopo 4,500 8,000 8,000 11,000 11,000
Moh Toha 5,000 8,500 8,500 11,500 11,500
Buah Batu 6,000 10,500 10,500 14,000 14,000
Cileunyi 10,000 17,000 17,000 23,000 23,000
 

 

 

 

 

 

Padalarang

SS Padalarang 500 1,000 1,000 1,000 1,000
Pasir Koja 5,000 8,500 8,500 12,000 12,000
Baros 2,500 4,500 4,500 6,000 6,000
Pasteur 4,000 6,500 6,500 9,000 9,000
Kopo 5,000 8,500 8,500 12,000 12,000
Moh Toha 5,000 8,500 8,500 12,000 12,000
Buah Batu 6,500 11,000 11,000 15,000 15,000
Cileunyi 10,000 17,500 17,500 23,500 23,500
 

 

 

 

 

 

Baros

Pasteur 2,500 4,500 4,500 6,000 6,000
Padalarang 2,500 4,500 4,500 6,000 6,000
SS Padalarang 2,000 4,000 4,000 5,000 5,000
Pasir Koja 4,000 6,500 6,500 9,000 9,000
Kopo 4,000 6,500 6,500 9,000 9,000
Moh Toha 5,000 8,500 8,500 12,000 12,000
Buah Batu 5,000 8,500 8,500 12,000 12,000
Cileunyi 7,500 13,000 13,000 17,500 17,500
 

 

 

 

 

Pasteur

Baros 2,500 4,500 4,500 6,000 6,000
Padalarang 4,000 6,500 6,500 9,000 9,000
SS Padalarang 3,500 6,000 6,000 8,500 8,500
Pasir Koja 4,000 6,500 6,500 9,000 9,000
Kopo 5,000 8,500 8,500 12,000 12,000
Moh Toha 5,000 8,500 8,500 12,000 12,000
Buah Batu 6,500 11,000 11,000 15,000 15,000

 

 

Asal

 

Tujuan

TARIF BARU
Gol I Gol II Gol III Gol IV Gol V
  Cileunyi 10,000 17,500 17,500 23,500 23,500
 

 

 

 

 

 

Pasir Koja

Baros 4,000 6,500 6,500 9,000 9,000
Pasteur 4,000 6,500 6,500 9,000 9,000
Padalarang 5,000 8,500 8,500 12,000 12,000
SS Padalarang 4,500 8,000 8,000 11,000 11,000
Kopo 2,500 4,500 4,500 6,000 6,000
Muh. Toha 4,000 6,500 6,500 9,000 9,000
Buah Batu 4,000 6,500 6,500 9,000 9,000
Cileunyi 7,500 13,000 13,000 17,500 17,500
 

 

 

 

 

 

Kopo

Pasir Koja 2,500 4,500 4,500 6,000 6,000
Baros 4,000 6,500 6,500 9,000 9,000
Pasteur 5,000 8,500 8,500 12,000 12,000
Padalarang 5,000 8,500 8,500 12,000 12,000
SS Padalarang 4,500 8,000 8,000 11,000 11,000
Muh. Toha 2,500 4,500 4,500 6,000 6,000
Buah Batu 4,000 6,500 6,500 9,000 9,000
Cileunyi 6,500 11,000 11,000 15,000 15,000
 

 

 

 

 

 

Moh Toha

Kopo 2,500 4,500 4,500 6,000 6,000
Pasir Koja 4,000 6,500 6,500 9,000 9,000
Baros 5,000 8,500 8,500 12,000 12,000
Pasteur 5,000 8,500 8,500 12,000 12,000
Padalarang 5,000 8,500 8,500 12,000 12,000
SS Padalarang 5,000 8,500 8,500 11,500 11,500
Buah Batu 2,500 4,500 4,500 6,000 6,000
Cileunyi 5,000 8,500 8,500 12,000 12,000
 

 

 

 

 

 

Buah Batu

Moh Toha 2,500 4,500 4,500 6,000 6,000
Kopo 4,000 6,500 6,500 9,000 9,000
Pasir Koja 4,000 6,500 6,500 9,000 9,000
Baros 5,000 8,500 8,500 12,000 12,000
Pasteur 6,500 11,000 11,000 15,000 15,000
Padalarang 6,500 11,000 11,000 15,000 15,000
SS Padalarang 6,000 10,500 10,500 14,000 14,000
Cileunyi 5,000 8,500 8,500 12,000 12,000
 

 

Cileunyi

Buah Batu 5,000 8,500 8,500 12,000 12,000
Moh Toha 5,000 8,500 8,500 12,000 12,000
Kopo 6,500 11,000 11,000 15,000 15,000
Pasir Koja 7,500 13,000 13,000 17,500 17,500

 

 

Asal

 

Tujuan

TARIF BARU
Gol I Gol II Gol III Gol IV Gol V
  Baros 7,500 13,000 13,000 17,500 17,500
Pasteur 10,000 17,500 17,500 23,500 23,500
Padalarang 10,000 17,500 17,500 23,500 23,500
SS Padalarang 10,000 17,500 17,500 23,500 23,000

 

Palimanan-Kanci (Palikanci) (Sistem Tertutup)

 

Asal

 

Tujuan

TARIF BARU
Gol I Gol II Gol III Gol IV Gol V
 

 

Palimanan

Plumbon 2.500 4.000 4.000 6.500 6.500
Ciperna 6.500 9.000 9.000 15.000 15.000
Kanci 12.500 18.000 18.000 30.000 30.000
 

 

Plumbon

Palimanan 2.500 4.000 4.000 6.500 6.500
Ciperna 3.500 5.500 5.500 9.000 9.000
Kanci 10.000 14.000 14.000 23.500 23.500
 

 

Ciperna

Palimanan 6.500 9.000 9.000 15.000 15.000
Plumbon 3.500 5.500 5.500 9.000 9.000
Kanci 6.000 9.000 9.000 14.500 14.500
 

 

Kanci

Palimanan 12.500 18.000 18.000 30.000 30.000
Plumbon 10.000 14.000 14.000 23.500 23.500
Ciperna 6.000 9.000 9.000 14.500 14.500

 

Semarang Seksi A,B,C (Sistem Terbuka)

TARIF BARU
Gol I Gol II Gol III Gol IV Gol V
5.500 8.000 8.000 10.500 10.500

 

Surabaya Gempol (Sistem Terbuka)

 

Ruas Jalan Tol

TARIF BARU
Gol I Gol II Gol III Gol IV Gol V
Dupak-Waru 5.000 8.000 8.000 10.500 10.500

Surabaya Gempol (Sistem Tertutup)

Asal

Perjalanan

Tujuan

Perjalanan

TARIF BARU
Gol I Gol II Gol III Gol IV Gol V
 

Waru

Sidoarjo 6.000 9.000 9.000 12.000 12.000
Porong 9.000 14.000 14.000 18.500 18.500
 

Sidoarjo

Waru 6.000 9.000 9.000 12.000 12.000
Porong 5.500 8.500 8.500 11.500 11.500
 

Porong

Sidoarjo 5.500 8.500 8.500 11.500 11.500
Waru 9.000 14.000 14.000 18.500 18.500

Surabaya Gempol (Sistem Terbuka)

 

Ruas Jalan Tol

TARIF BARU
Gol I Gol II Gol III Gol IV Gol V
Porong-Kejapanan 6.000 8.500 8.500 11.500 11.500
Kejapanan-Gempol 3.000 5.000 5.000 6.500 6.500

 

 

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *