Selasa, 5 Mei 2026, pukul : 20:52 WIB
Surabaya
--°C

Italia Tolak Pesawat Militer Amerika di Pangkalan Sisilia

Tampilkan Pos(buka di tab baru)

ROMA-KEMPALAN: Keputusan mengejutkan datang dari Italia yang menolak memberi izin bagi pesawat militer Amerika Serikat (AS) untuk mendarat di pangkalan udara Sigonella, Sisilia.

Langkah ini sontak menjadi sorotan internasional karena terjadi saat Washington meningkatkan aktivitas militernya terkait ketegangan dengan Iran.

Menurut laporan berbagai media di Italia, sejumlah pesawat pembom AS sempat dijadwalkan transit di pangkalan tersebut sebelum melanjutkan misi ke kawasan konflik.

Namun, rencana itu kandas karena otoritas Italia tidak menerima permohonan resmi serta tidak dilibatkan dalam konsultasi militer sebagaimana diatur dalam perjanjian bilateral.

Penolakan ini dikonfirmasi oleh sumber yang berbicara kepada Reuters, yang menyebut keputusan diambil pada 27 Maret tanpa rincian jumlah pesawat yang terdampak.

Pemerintah Italia menegaskan bahwa setiap penggunaan fasilitas militer harus melalui proses evaluasi ketat dan berbasis kasus per kasus, seraya menekankan bahwa langkah tersebut tetap berada dalam koridor hukum internasional serta kebijakan nasional yang berlaku.

Roma juga berusaha meredam spekulasi dengan menyatakan tidak ada gesekan serius dengan mitra internasional, meski keputusan ini jelas memperlihatkan sikap hati-hati Italia dalam menghadapi eskalasi konflik.

Situasi ini semakin mempertegas retaknya soliditas di antara sekutu Barat. Spanyol sebelumnya telah menutup wilayah udaranya bagi pesawat militer AS yang terlibat dalam operasi terhadap Iran.

Sementara Presiden AS Donald Trump dikabarkan meluapkan kekecewaannya kepada Prancis yang juga menolak memberikan akses lintas udara bagi pesawat pengangkut pasukan menuju Israel.

Meski sama-sama berada dalam payung NATO, perbedaan sikap ini menunjukkan adanya keretakan kepentingan strategis di tubuh aliansi tersebut.

Di satu sisi, Italia tampak berusaha menjaga keseimbangan antara komitmen aliansi dan kepentingan nasional, tanpa terseret terlalu jauh dalam konflik berskala lebih luas.

Namun di sisi lain, keputusan ini juga menjadi sinyal kuat bahwa tidak semua sekutu AS siap mengikuti langkah Washington dalam menghadapi Iran.

Dengan ketegangan yang terus meningkat, sikap negara-negara Eropa ini, bakal berpotensi menjadi faktor penentu dalam arah konflik ke depan – apakah mereda melalui diplomasi, atau justru meluas menjadi konfrontasi yang lebih besar.

Setelah ditolak koleganya di Eropa, Donald Trump secara serius mempertimbangkan potensi pengunduran diri Amerika Serikat dari Organisasi Pertahanan Atlantik Utara (NATO). (*)

forum

Belum ada obrolan

Mulai obrolan pertama kamu di sini!

Berita Terbaru

Analisis

Selamat Datang Kembali

Masuk untuk bergabung dalam diskusi

Buat Akun Baru

Daftar sekarang dan mulai berdiskusi

Kata sandi akan dikirim ke email Anda.