Serunai Senandung Rindu, Antologi Puisi Titin Kusminarsih

waktu baca 3 menit
Titin Kusminarsih dan buku Antologi Puisi karyanya

KEMPALAM: Titin Kusminarsih SPd, Kepala Sekolah Dasar Negeri (SDN) Durungbedug Sidoarjo sejak 2019 bergabung dengan Media Guru Indonesia(MGI) dan Gurusiana On Line dan memenangkan lomba opini-esay dan hasilnya diterbitkan dalam kumpulan Opini-Esay, “Saya setiap hari berupaya menulis kalau tidak esay, puisi, atau reportase ringan,” ungkap Titik kepada Kempalan.com.

MGI secara rutin mengadakan berbagai jenis lomba untuk memberi wadah kreatifitas bagi para guru. Setiap lomba yang diadakan MGI temanya berbeda-beda. Dalam sebuah lomba, tema yang dilombakan adalah “Refresing untuk Healing”. Titin mengikuti lomba itu dengan mengajukan karja “Refresing ke Candi Pari solosi untuk Healing”.

Bicara buku pertamanya, Titin menceritakan bahwa prosesnya penuh kendala. Ia bekerja keras mengumpulkan puisi-puisinya sampai terkumpul 100 puisi. Kemudian dikumpulkan berupa Antologi 100 Puisi bertajuk “Serunai Senandung Rindu”.

Dalam kumpulan 100 Puisi ini perempuan kelahiran 1973 itu, sebenarnya hanya siap 25 puisi untuk diterbitkan secara bersama. Namun melalui berbagai pertimbangan akhirnya diterbitkan tunggal 100 puisi. “Setelah menerbitkan buku tunggal Antologi Puisi, saya mulai aktif menulis esay dan puisi, pokoknya ada kesempatan pasti menulis,meskipun di dalam bus,” jelas Bu Titin yang alumni D2 PGSD dan melanjutkan S1 Matematika Universitas PGRI Adibuana Surabaya.

Artikel Populer Ilmiah pertama yang ditulis Bu Titin berjudul “Drill Face to Face tingkatkan kemampuan membaca permulaan”, dan sudah diterbitkan. Masih banyak lagi karya ilmiah populer lainnya. “Untuk esay dan opini di MGI sifatnya dilombakan, kurang lebih saya sudah 18 kali memenangkannya,” tandas Bu Titin yang menjabat kepala Sekolah Dasar Balungdawa selama 22 tahun,sebelum pindah ke SDN Durungbedug sekitar 3 tahun lalu.

Dalam memeriahkan Hari Guru 2022 Bu Titin ikut menulis 5 puisi dalam Buku Antologi Puisi Komunitas Penulis Guru Sidoarjo (KPGS) dengan tema Hari Guru 2022 “Mengabdi Tiada Henti”. Salah satu puisinya berjudul “Melukis Sayap Anak Negeri”

Anak negeri muatan kalbu sang Guru
Sayap-sayap Indah harus diterbangkan
Lukis sayap itu seindah lukisan
Agar sayap itu terbang tinggi menjemput cita
Mencuat cita harus dilangitkan
Ukir prestasi anak negeri
Dorongan dikuatkan
Suport Indah disematkan
Bimbingan lemah lembut diuntai
Pelangi itu agar terlukis
Menjadi bibit-bibit anak negeri hebat
Briliant menatap masa depan
Tanpa lelah melukis sayap anak negeri
Mutiara itu berkilau pada waktunya
Anak negeri ditangan sang guru mumpuni
Torehkan ilmu hingga mengalir indah seribu harap
Harap melukisi indah cita cakrawala anak negeri
Bedugul, 6 Juli 2022.

Bu Tìtin telah menerbitkan beberapa buku Antologi Puisi baik tunggal maupun kolektif. “Beberapa buku antologi saya di antaranya “Baur dalam pesona aksara, Mother Love Hug and Pray, Berlayar satu tujuan Menyatukan budaya, Ada Cerita Tiga Paragraf (Pentigraf), Kita Merdeka, dan satu buku karya Solo terbaru “My Experience On The Job Training” (Kisah memoar Perjalanan Diklat CKS tahun 2019). (kris maryono)

Bu Tìtin telah menerbitkan beberapa buku Antologi Puisi baik tunggal maupun kolektif. “Beberapa buku antologi saya di antaranya “Baur dalam pesona aksara, Mother Love Hug and Pray, Berlayar satu tujuan Menyatukan budaya, Ada Cerita Tiga Paragraf (Pentigraf), Kita Merdeka, dan satu buku karya Solo terbaru “My Experience On The Job Training” (Kisah memoar Perjalanan Diklat CKS tahun 2019). (kris maryono)

Editor: DAD

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *