Tidak satu pun partai yang memperoleh 51persen. Tidak ada partai yang bisa membentuk pemerintahan. Mereka harus berkoalisi.
Semangat anti-UMNO membuat Pribumi tengah berkoalisi dengan Tionghoa baru. .
Sama-sama berjuang meruntuhkan UMNO. Ditambah kursi dari partai Warisan di Sabah.
Koalisi ini berhasil membentukan pemerintahan Pakatan Harapan dengan Dr Mahathir Muhammad sebagai perdana menteri ‘sesepuh’.
Dr Anwar Ibrahim sebagai ”komandan” pribumi tengah, harus sabar. Setelah Mahathir memerintah selama 2 tahun barulah Anwar Ibrahim bisa naik. Anwar baru saja keluar dari penjara dan baru saja mendapatkan pengampunan dari raja.
Sang ”sesepuh” kurang sakti mempersatukan Anwar dan Muhyidin. Koalisi Pakatan Harapan pecah. Muhyidin Yasin keluar. Membentuk partai sendiri, berorientasi pada pribumi tapi tidak mau Islam juga tidak mau Tionghoa. Ia tengah-kanan. Bahkan Muhyidin lantas membentuk koalisi Perikatan Nasional bersama UMNO. Muhyidin jadi perdana menteri.
Belum satu tahun memerintah, UMNO merebut kekuasaan di koalisi itu. UMNO kembali memerintah dengan Perdana menteri Ismail Jacob.

Belum ada obrolan
Mulai obrolan pertama kamu di sini!
Silakan Login atau Daftar untuk ikut berdiskusi