SURABAYA–KEMPALAN: Relawan pendukung Anies Baswedan di Jawa Timur akan berjuang keras untuk memenangkan Gubernur DKI Jakarta tersebut. Apalagi mereka menyadari bahwa pertarungan ketat antara para calon presiden di Pilpres 2024 nanti adalah di Jawa Timur dan Jawa Tengah, sebagaimana diungkap para pengamat dan peneliti.
Karena itu berbagai simpul relawan Anies yang ada di provinsi ini sejak dini menjalin komunikasi satu sama lain bahkan membentuk wadah bersama. Selain untuk menjaga soliditas, lewat wadah ini relawan bisa berkoordinasi untuk berbagi tugas dan juga bekerja sama.
“Maka semua simpul-simpul yang ada di Jawa Timur ini sudah bersatu dalam sebuah rumah besar. Yaitu Aliansi Relawan Anies Jawa Timur yang disingkat ARAS Jatim. Baru kemarin kami berkumpul. Berbagai macam relawan. Ada GASS, Sahabat Anies, Manies, macam-macam namanya. Ada nasional, ada lokal,” jelas Juru Bicara DPW Relawan Anies P-24 Jawa Timur, Nurcholis.
Berbicara dalam program Jatim Gaspol: Efek Elektoral Anies Baswedan bagi Parpol di JTV Rabu malam, 12 Oktober 2022, Nurcholis juga berbicara tentang agenda dan program bersama para relawan Anies di Jatim lainnya. Misalnya, mereka memiliki bus operasional bersama.
“Di samping itu kita juga melaunching bis untuk operasional teman-teman relawan, yang (dana) operasionalnya itu ditanggung bersama-sama dalam rangka untuk terus bekerja menyuarakan dan menyosalisaikan Pak Anies sampai ke desa-desa,” sambungnya
Politik identitas
Dalam talkshow tersebut, Nurcholis juga menepis anggapan bahwa Anies Baswedan memainkan politik identitas. Dia menegaskan isu tersebut sengaja dihembuskan untuk menjatuhkan citra mantan Mendikbud itu. Karena apa yang dituduhkan, tidak sesuai dengan kenyataan.
“Tapi fakta realitas bagaimana sosok Pak Anies ketika memimpin Ibu Kota Jakarta yang sangat majemuk selama lima tahun. Apakah ada keributan antara suku, apakah ada pertentangan antara agama? Semua agama yang ada, Islam, Konghucu, Buddha, Hindu diayomi oleh beliau. Semua rumah ibadah dibantu oleh beliau. Yang agak sulit izinnya, dipermudah oleh beliau. Itu yang paling gampang untuk menilai Pak Anies,” tegasnya.
Justru menurutnya isu tersebut dikembangkan oleh orang-orang yang tidak ingin Indonesia bersatu dan guyub. Karena itu dia mengingatkan jangan sampai ada upaya untuk merusak persatuan hanya karena ingin meraih kekuasaan.
“Maka menurut kami sebagai relawan, yang dibutuhkan saat ini adalah persatuan dan kesatuan, jangan dikotak-kotak, jangan dipecah-pecah. Inikan hanya sebatas kompetisi,” tandasnya. (kba)
Editor: Freddy Mutiara

Belum ada obrolan
Mulai obrolan pertama kamu di sini!
Silakan Login atau Daftar untuk ikut berdiskusi