Kamis, 9 Juli 2026, pukul : 01:54 WIB
Surabaya
--°C

Labirin Polkam

Amat Kasela

Mau berjilid-jilid pun topik ini tiap hari tak masalah. Masih belum klimaksnya klimaks, Bah. Saya mau multiklimaks. Tabuh gendang timbullah bunyi/ Gendang riuh monyet beraksi/ Duhai Bharada teruslah bernyanyi/ Janganlah mau sakit sendiri. Gendang riuh monyet beraksi/ Monyet beraksi naik sepeda/ Janganlah mau sakit sendiri/ Enak sama sakit pun sama-sama

edi hartono

“Semua peristiwa besar akan reda dalam 40 hari?” Apakah benar? Saya yakin tidak benar. Lihat perang ukraina, sudah berjalan berapa bulan? Sebelunya ada perang dagang US-China yg dikobarkan Trump, bertahun2 lamanya. Yang dekat dengan kita: kasus kopi sianida, butuh waktu berbulan2 untuk menyelesaikannya. Waktu 40 hari terlalu singkat untuk menyelesaikan peristiwa besar. Waktu 40 hari mungkin lebih tepat untuk program perubahan individu yang ingin menginstall kebiasaan baru atau pola pikir baru. Mungkin. Coba saja… Apakah yg mendatangi mako brimob itu benar2 Ny.Sambo? Banyak yg meragukannya. Tidak terang benderang karena dia pakai masker. Namun, kita bisa membuat penilaian sendiri. Coba bandingkan foto Ny.Sambo di atas dengan penampilan wanita yg datang ke mako brimob itu. Benarkan dia Ny.Sambo? Coba bandingkan bentuk matanya. Bentuk alisnya. Bentuk rambutnya. Itu saja yg bisa dibandigkan. Cukup disitu. Jangan membandingkan bagian bawahnya. Nanti pikiran anda kemana2. Btw, artikel hari ini sangat istimewa. Tidak ada informasi baru. Tidak ada sudut pandang baru. Artikelnya pendek. Namun, komentar pilihannya panjang sekali. Komentar baru juga sangat ramai, baru jam sembilan-an yg komentar sudah 75. Biasanya masih di bawah 50. Artikel yg luar biasa, wkwk.

BACA JUGA  Kamu Bahagia, Narsisis Terluka

Mbah Mars

Besuk ada waktunya. Di sebuah padepokan tempat menggembleng calon polisi yang masih culun-culun, gundul plonthos, sang instruktur berkisah tentang nilai-nilai mulia yang harus dimiliki setiap polisi. “Kalian harus jujur seperti jendral Hoegeng. Siap ?” “Siaaaaaaaaaapppp”, serentak para gundul plonthos menyahut. Setelah itu, sang instruktur membagi dokumen-dokumen yang berisi berita-berita tentang ontran-ontran Duren Tiga. “Kalian saya bagi menjadi 4 kelompok. Diskusikanlah peristiwa Duren Tiga yang viral di tahun 2022 itu”. Diskusi berjalan seru. Para calon polisi sangat bersemangat mengulik nilai-nilai yang harus dilakukan dan ditinggalkan kelak saat mereka bertugas. Di akhir sessi, instruktur menyimpulkan: “Seorang polisi harus jujur dan hanya setia pada kebenaran. Tidak berlaku right or wrong is my boss”, Kalian siaaaaap ?”. “SIAAAAAAAAAAAAAAAAAAAAAAAAAAAAAAPPPPPPPPPP !”, teriak para gundul culun.

BACA JUGA  Negara Mengambil Pintu Ekspor

Harun Purnomo

Kepada Yth Dedy Corbuzier,tolong hadirkan salah satu atau kalau perlu satu persatu aktor yang terlibat dalam kasus durian tiga ini dalam podcast Anda. Di akhir acara sebagaimana biasa cukup : one two three four and close the door jangan ‘case closed’.

forum

Belum ada obrolan

Mulai obrolan pertama kamu di sini!

Berita Terbaru

Analisis

Selamat Datang Kembali

Masuk untuk bergabung dalam diskusi

Buat Akun Baru

Daftar sekarang dan mulai berdiskusi

Kata sandi akan dikirim ke email Anda.