Senin, 22 Juni 2026, pukul : 20:10 WIB
Surabaya
--°C

Ubaya Tanam 100 Pohon Pisang Sekaligus Buat Motif Batik Sari Laut untuk Desa Segoro Tambak

SURABAYA –KEMPALAN: Universitas Surabaya (Ubaya) menanam 100 bibit pohon pisang di Desa Segoro Tambak, Kabupaten Sidoarjo (7/8/2022). Secara simbolis, penanaman pohon pisang dilakukan oleh Rektor Ubaya, Dr. Ir. Benny Lianto, M.M.B.A.T disaksikan pimpinan Ubaya serta perangkat desa dan warga desa. Selain menanam pohon pisang, Ubaya juga membuat motif batik seafood yang diberi nama Sari Laut untuk jadi ikon khas Desa Segoro Tambak.

Rektor Ubaya, Dr. Ir. Benny Lianto, M.M.B.A.T menanam pohon pisang.

Pohon pisang ditanam di tiga tempat, yaitu strain sungai, tanah kas, dan lokasi program Kota Tanpa Kumuh (Kotaku) Desa Segoro Tambak. Benny mengatakan, pohon pisang dipilih berdasarkan karakteristik tanah desa. “Tanah di strain sungai sering terimbas banjir rob, sehingga memiliki tingkat garam dan timbunan sampah organik dan anorganik yang tinggi. Berdasarkan pertimbangan inilah kami menanam pohon pisang jenis pisang kepok merah dan pisang susu,” jelasnya. Ia menambahkan, pemilihan jenis pohon pisang ini turut melibatkan pakar biologi dari Fakultas Teknobiologi Ubaya.

BACA JUGA  Sengit Layaknya PON, Kecamatan Sidoarjo Juara Umum Akuatik PORKAB 2026

Tak hanya menanam pohon pisang, Ubaya juga membuat motif batik seafood bernama Sari Laut sebagai ikon Desa Segoro Tambak. Motif ini dibuat oleh Dosen Fakultas Industri Kreatif Universitas Surabaya (FIK Ubaya), Ninik Juniati, S.Pd., M.Pd. Ninik mengatakan, motif batik diberi nama Sari Laut karena terinspirasi dari kekayaan sumber daya alam Desa Segoro Tambak yang hasil utamanya adalah seafood. Motif tersebut diperkenalkan melalui pelatihan membatik yang diikuti oleh 40 ibu-ibu Pemberdayaan Kesejahteraan Keluarga (PKK).

Pelatihan membatik motif Sari Laut.

Terselenggaranya dua kegiatan ini dikatakan Ketua Yayasan Universitas Surabaya, Anton Prijatno, S.H., sebagai program yang menyasar pembangunan manusia serta karakternya. “Bangunan, fasilitas, dan aset tidak akan bermakna jika manusia yang mempunyai dan mengelolanya tidak berkarakter dan kompeten,” ujarnya.

BACA JUGA  Sengit Layaknya PON, Kecamatan Sidoarjo Juara Umum Akuatik PORKAB 2026

Hal ini mendapat apresiasi dari Kepala Desa Segoro Tambak, Anik Mahmudah, S.AP., M.M. Ia mengatakan inisiatif semacam ini sangat dibutuhkan untuk kemajuan desa. “Kami mengucapkan terima kasih atas bantuan yang diberikan Ubaya. Harapannya ada sinergi yang lebih intens lagi di masa mendatang.” (Hazrul Iswadi/Zha Zha Elenita Santoso)

Editor: Freddy Mutiara

 

 

 

 

 

forum

Belum ada obrolan

Mulai obrolan pertama kamu di sini!

Berita Terbaru

Analisis

Selamat Datang Kembali

Masuk untuk bergabung dalam diskusi

Buat Akun Baru

Daftar sekarang dan mulai berdiskusi

Kata sandi akan dikirim ke email Anda.