JAKARTA–KEMPALAN: Waduk Tiu di Kelurahan Setu, Cipayung, Jakarta Timur tengah diperluas dari semula 3 hektare menjadi 3,2 hektare. Perluasan waduk ini dilakukan untuk menampung debit air agar lebih banyak lagi sehingga mengurangi dampak banjir saat memasuki musim penghujan.
Asisten Perekonomian dan Pembangunan (Ekbang) Jakarta Timur Kusmanto mengatakan, perluasan dilakukan dengan memanfaatkan lahan kosong yang ada di sekitar waduk Tiu.
“Perluasan penampang basah di Waduk Tiu dilakukan untuk mempermudah proses pengerukan ke dalam,” kata Kusmanto di Jakarta Timur, Selasa, 9 Agustus 2022.
Ia menjelaskan, perluasan area waduk diperlukan guna menampung lebih banyak debit air. Supaya waduk Tiu dapat lebih banyak menampung debit air maka solusinya dilakukan perluasan dengan memanfaatkan lahan kosong di sekitar area waduk.
“Di samping Waduk Tiu ini ada lahan kosong sekitar 2.000 meter persegi. Ini dimanfaatkan untuk penambahan area penampang basah agar waduk lebih luas dan mampu menampung debit,” ujarnya.
Lebih lanjut, Kusmanto menuturkan, progres pengerukan waduk sudah mencapai 45 persen dan rencana pekerjaan rampung pada Desember mendatang. Adapun lanjut dia, kendala yang dihadapi dalam proses pekerjaan yakni kekurangan alat berat untuk melalukan pengerukan.
“Saat ini hanya tiga yang bisa digunakan, sebab satu unit lainnya rusak dan sedang dalam perbaikan. Pengerukan terus dikebut, agar selesai tepat waktu, Desember nanti,” tuturnya.(kba)
Editor: Freddy Mutiara

Belum ada obrolan
Mulai obrolan pertama kamu di sini!
Silakan Login atau Daftar untuk ikut berdiskusi