Barca Tersingkir dari Liga Champions, Ini kata Presiden Laporta

waktu baca 2 menit
Tiga ikon FC Barcelona, Xavi (kiri), Robert Lewandowski (tengah), dan Joan Laporta (kanan). (Foto: Goal.com)

BARCELONA-KEMPALAN: Fase grup Liga Champions musim ini tidak ramah bagi klub-klub besar. Disebut-sebut jadi kandidat kuat lolos ke fase 16 Besar, klub-klub tersebut malah harus angkat koper lebih awal di fase grup. Juventus dan FC Barcelona misalnya.

Juve sudah tersingkir duluan pada Rabu dini hari (26/10) setelah menelan kekalahan 3-4 atas SL Benfica di Estadio da Luz, Lisbon. Tersingkirnya Juve itu diikuti Barca yang malah menjadi bulan-bulanan Bayern Munchen dengan kekalahan telak 0-3, Kamis (27/10).

Uniknya, baik La Vecchia Signora (julukan Juve) ataupun Barca sama-sama berpeluang untuk bermain di kasta kedua turnamen antarklub Eropa, Liga Europa. Meski Juve juga bisa saja mengakhiri perjalanan di turnamen Eropa musim ini.

BACA JUGA: Barca Terancam Gagal Lolos, Xavi Sewot

’’Ini (tersingkir dari fase grup Liga Champions) memalukan. Tetapi kami tidak bisa menyalahkan pemain atau pelatih untuk apapun. Kami harus menatap ke depan. Karena kami masih memiliki peluang trofi di Liga Spanyol dan kompetisi lainnya,’’ sebut Presiden Barca Joan Laporta seperti yang dikutip dari laman Diario AS.

’’Ini adalah proyek pertama di mana kami tahu dari awal bahwa kami akan mengalami pasang surut. Liga tetap ada peluang dan kami harus menunjukkan bahwa kami akan melanjutkannya,’’ sambung Laporta di dalam pidatonya di Estadio Camp Nou pasca tersingkirnya Barca.

La Blaugrana (julukan Barca) langsung kalah pada babak pertama setelah ketinggalan dua gol. Kedua gol Barca itu masing-masing dicetak oleh Sadio Mane (menit ke-10) dan Eric Choupo-Moting pada menit ke-31.

BACA JUGA: Diwarnai Reuni Bayern-Lewy, Grup C jadi Grup Maut

Barca bahkan hampir tertinggal tiga gol pada menit ke-56 andaikan gol Serge Gnabry tidak dianulir wasit setelah mendapat rekomendasi Video Assistant Referee (VAR). Gol ketiga Die Roten (julukan Bayern) itu baru bisa terjadi pada menit kelima injury time melalui aksi Benjamin Pavard.

Laporta pun ingin para pemainnya melampiaskan kemarahannya setelah gagal di Liga Champions kali ini di ajang domestik. Terutama di Liga Spanyol. ’’Liga Spanyol juga sangat penting dan kami sudah dekat di peluang itu (puncak klasemen). Pesannya adalah tetap melihat ke depan karena ini sudah terjadi. Kami mempunyai fans terbaik di dunia,’’ klaim Laporta.

Di klasemen sementara Liga Spanyol sampai jornada ke-11, Barca masih satu setrip di bawah pemuncak klasemen Real Madrid. Berada di posisi kedua, perolehan poin Barca terpaut tiga angka. Real 31, Barca 28 poin. (Yunita Mega Pratiwi)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *