Minggu, 3 Mei 2026, pukul : 22:42 WIB
Surabaya
--°C

Mayat Tercekik dalam Karung Diselidiki Polisi

Secara teknik, dokter forensik memeriksa jringan leher, superfisial (jaringan kulit di permukaan leher), leher bagian dalam, juga melacak vektor penghasil memar. Karena semua cekikan menghasilkan memar.

Cekikan manual yang mematikan, pada 24 jam pasca kematian, tidak meninggalkan bekas pada kulit leher. Pada korban pria, cekikan mematikan berupa cengkeraman pelaku pada tulang kartilago laring. Atau, lazim disebut jakun.

Cekikan pada jakun, bahkan di olahraga beladiri campuran paling bebas, Mixed Martial Arts (MMA), dilarang. Jika dilakukan, itu pelanggaran. Karena, korban bisa mati hanya dalam semenit, sejak awal cengkeraman.

Cekikan model ini, tidak meninggalkan jejak pada leher mayat. Tapi setelah lewat dari 24 jam, kulit leher lebih cepat kering daripada bagian kulit lainnya. Tampaklah bekas cekikan.

Dr Hawley menyebut, mayat akibat cekikan manual sebagai “choke holds”. Tanda-tanda pada organ di sekitar leher, baik luar dan dalam, sangat khas. Yang, langsung dikenali oleh dokter forensik pada post mortem lebih dari 24 jam.

Di kasus Nurcholis yang berkaos “Captain America“, alat pencekiknya (tali ties putih) menempel di leher. Dokter forensik akan memeriksa, apakah kematian akibat cekikan tali itu, atau dicekik tangan dulu, sebelum diikat tali.

AKP Siswo Tarigan tidak menjanjikan kepada wartawan, kapan akan mengumumkan hasil otopsi mayat Nurcholis. Apakah hasil pembunuhan atau bukan. “Mohon masyarakat sabar,” ujarnya. (*)

Editor: DAD

forum

Belum ada obrolan

Mulai obrolan pertama kamu di sini!

Berita Terbaru

Analisis

Selamat Datang Kembali

Masuk untuk bergabung dalam diskusi

Buat Akun Baru

Daftar sekarang dan mulai berdiskusi

Kata sandi akan dikirim ke email Anda.