Sabtu, 27 Juni 2026, pukul : 20:23 WIB
Surabaya
--°C

Perpustakaan Jakarta Bersolek Jadi Nyaman, Modern, dan Lengkap

JAKARTA–KEMPALAN: Pemerintah Provinsi (Pemprov) DKI Jakarta membuka kembali Perpustakaan Umum Provinsi DKI Jakarta Cikini, dan Pusat Dokumentasi Sastra (PDS) HB Jassin yang terletak di Gedung Panjang Kawasan Taman Ismail Marzuki Jalan. Cikini Raya, Menteng, Jakarta Pusat.

Berdasarkan pantauan di lokasi, masyarakat ramai mengunjungi Perpustakaan Jakarta Cikini tersebut. Ketika memasuki pintu utama perpustakaan, pengunjung akan dibuat kagum dengan konsep perpustakaan yang kini sudah modern.

Pengunjung akan diminta memindai barcode registrasi kunjungan yang sebelumnya sudah di isi melalui link perpustakaan.jakarta.go.id. Sekitar tujuh alat untuk scan barcode berjejer di depan pintu masuk.

Setelah itu, pengunjung akan mendapatkan barcode untuk menitipkan tas dan barang lainnya. Barang pengunjung akan diletakkan di dalam loker. Hanya diperbolehkan membawa barang berharga saja ke ruang membaca dan nanti akan mendapatkan tas khusus untuk membawa barang berharganya ke ruang baca, pengunjung juga akan diberikan satu kartu identitas untuk masuk ke dalam perpustakaan.

Memasuki perpustakaan, pengunjung akan disambut dengan perpaduan bangunan berwarna abu-abu dan interior dominan berwarna coklat yang membawa kesan tenang dan nyaman untuk berlama-lama di perpustakaan.

Terlihat, beragam buku bacaan mulai dari sejarah, buku koleksi umum, pertanian, parenting, ilmu ekonomi hingga ilmu pendidikan tersusun rapi di rak kayu berwarna coklat itu. Pengunjung bebas menjelajah buku yang ada di perpustakaan tersebut, petugas pun akan membantu jika pengunjung mengalami kesulitan dalam menemukan buku bacaan.

Kursi cokelat dan meja bar yang berwarna serupa, pencahayaan alami dari pantulan kaca-kaca serta lampu penambah yang estetik berwarna abu-abu, orang-orang yang asik membaca ataupun bekerja menggunakan laptopnya, dan suasana yang begitu tenang serta bangunan yang estetik dan modern menjadi pemandangan di lantai 4 Perpustakaan Umum Provinsi DKI Jakarta Cikini, dan Pusat Dokumentasi Sastra (PDS) HB Jassin.

Jika suasana tenang dirasakan di lantai 4 berbeda dengan lantai khusus untuk ruang baca anak-anak. Seperti diketahui, selain ramah untuk penyandang disabilitas, perpustkaan ini juga ramah untuk anak-anak, mereka dapat membaca sambil bermain.

BACA JUGA  Kenneth Henson Sutianto Menangi “Perang Bintang” dalam IJG Premier League 5

Layaknya untuk anak-anak mainan warna-warni dan jejeran buku bacaan anak dari usia 0-12 tahun berjejer rapi diruangan ini.

Sejumlah mainan edukasi, serta mainan peran yang dapat melatih daya kreativitas dan imajinasi anak-anak tersedia untuk mereka. Tentunya semua itu aman bagi anak-anak.

Sofa bundar berwarna biru dan merah, serta kursi dan meja bar disediakan khusus untuk para orang tua yang mendampingi anak-anaknya. Selain mendampingi si buah hati orang tua juga bisa sambil membaca buku favoritenya.

Ruangan khusus anak-anak ini dirancang sedemikian rupa untuk memberikan keceriaan dalam membaca. Tentunya hal itu guna menumbuhkan minat baca sejak dini.

Gelak tawa anak-anak, orang tua yang memilihkan buku terbaik untuk anaknya, bocah laki-laki dan perempuan yang asik mengotak-atik mainannya menjadi penyejuk di ruangan ini. Tak perlu khawatir, aktivitas anak-anak diruangan ini tidak akan mengganggu pengunjung di lantai lainnya.

Kalau tadi ruangan khusus anak-anak, ruang inklusi menjadi jawaban kenapa perpustakaan ini ramah bagi penyandang disabilitas. Ruangan inklusi dimaksudkan untuk memfasilitasi pengunjung penyandang disabilitas. Di ruangan ini, ada banyak buku dan komputer Braile dengan sistem bahasa isyarat.

Kemudian, ada juga Ruang privasi, ruangan ini diperuntukan untuk pengunjung yang ingin fokus membaca. Selain itu, ruangan ini juga dapat digunakan untuk klub baca atau klub penulis.

Fasilitas unik lainnya seperti Ruang Podcast, diperuntukan untuk pengunjung yang menyukai kegiatan media seperti pembuatan konten suara maupun visual. Di ruangan ini, terbuka untuk umum dan dapat digunakan secara gratis.

Fasilitas lainnya yang tersedia di perpustakaan ini diantaranya toilet disablitias, eskalator untuk berpindah laintai, galeri karya cetak dan karya rekam, bilik dialog, dan bilik siniar. Masing-masing bikik memiliki fungsi dan keutamaan tersendiri.

Bangunan dengan luas 10 ribu meter persegi itu menyediakan sekitar 138.000 koleksi buku, 70.000 buku di antaranya dapat dipinjam pengunjung.

BACA JUGA  Ketika Kamu Sudah Teredukasi: NPD Hanya Badut Penuh Drama

Perpustakan Jakarta dan PDS HB Jassin menawarkan ruang baca yang terbuka untuk karakter dari berbagai pengunjung, disetiap sudut pun begitu nyaman. Pengunjung dapat memilih membaca di kursi dan meja bar atau dengan konsep membaca sambil merasakan kenyamanan duduk di sofa maupun lesehan dengan tempat duduk bean bed warna-warni.

Pengunjung juga akan dimudahkan dalam mencari buku karena setiap lantai disediakan sejumlah komputer untuk mencari buku hingga meminjam buku.

Kesan perpustakaan yang kaku dengan jejeran rak buku berdebu dan pencahayaan alami saja tidak akan ditemukan di Perpustakaan Jakarta dan PDS HB Jassin. Justru di perpustakaan ini pengunjung akan merasakan pengalaman baru karena Jakarta yang saat ini dirancang sebagai Kota Global menghadirkan perpustakaan modern.

Di mana, Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan menginginkan perpustakaan Jakarta dan PDS HB Jassin berubah jadi progresif, modern dan berskala internasional. Bukan dalam arti fisiknya saja, tapi juga paradigma pengelolaannya.

Selain itu, Perpustakaan yang inklusif dan menjadi pusat pertemuan dan pengembangan komunitas. Perpustakaan yg tidak sekadar menjadi gudang buku, tapi menjadi penyala budaya literasi. Tidak hanya mendorong gemar membaca, tapi juga meningkatkan daya baca. Perpustakaan yang menjadi pemantik ide, karya dan kolaborasi.

Di masa pasca pandemi ini, Perpustakaan Jakarta dan PDS HB Jassin masih di batasi kunjungannya yakni 300 orang perhari dan dibuka dari mulai pukul 09.00-17.00. Bagi masyarakat yang ingin berkunjung dapat melakukan registrasi secara online melalui perpustakaan.jakarta.go.id.

Revitalisasi Perpustakaan Jakarta dan Pusat Dokumentasi Sastra H.B. Jassin yang sempat tertunda pengerjaannya akibat pandemi Covid-19 kini telah tuntas dan terbuka bagi publik luas.

Perpustakaan Jakarta dan PDS HB Jassin kini tak hanya menjadi ikon baru Jakarta sebagai Kota Global, tapi, ikut menjadi pendorong majunya peradaban bangsa.(kba)

Editor: Freddy Mutiara

 

forum

Belum ada obrolan

Mulai obrolan pertama kamu di sini!

Berita Terbaru

Analisis

Selamat Datang Kembali

Masuk untuk bergabung dalam diskusi

Buat Akun Baru

Daftar sekarang dan mulai berdiskusi

Kata sandi akan dikirim ke email Anda.