Menu

Mode Gelap

Kempalanart · 14 Mei 2022 06:19 WIB ·

Saat Megawati Bicara soal BTS hingga Filosofi Gamelan


					Megawati saat menerima gelar Profesor Kehormatan dari Seoul Institute of the Arts (SIA), di Seoul, Korea Selatan. Perbesar

Megawati saat menerima gelar Profesor Kehormatan dari Seoul Institute of the Arts (SIA), di Seoul, Korea Selatan.

Seoul -KEMPALAN: Presiden Kelima RI yang juga Ketua Umum PDI Perjuangan (PDIP) Megawati Soekarnoputri ternyata mengikuti perkembangan jaman, termasuk tentang betapa Korean Wave memasuki berbagai sendi kehidupan dunia, termasuk anak muda Indonesia.

Megawati mengaku jadi mengikuti bagaimana popularitas grup musik asal Korea, BTS, yang digemari cucunya.

“Saya ini nenek dengan 7 cucu. Ternyata 7 cucu saya itu sangat menggemari BTS. Saya sendiri bertanya kenapa kok senang BTS? Karena katanya tampilannya luar biasa. Dan saya sebagai seorang nenek tidak mau ketinggalan, jadi juga saya harus mengikuti yang namanya KPOP, drama Korea, dengan BTS-nya supaya saya bisa berdialog dengan cucu-cucu saya sebagai bagian dari generasi muda bangsa Indonesia,” kata Megawati dalam pidatonya saat menerima gelar Profesor Kehormatan dari Seoul Institute of the Arts (SIA), di Seoul, Korea Selatan.

Megawati juga menyinggung soal popularitas makanan Korea di berbagai belahan dunia termasuk Indonesia. Di Indonesia, masyarakat lokal sudah tak asing dengan kimchi yang khas Korea.

“Saya tadi ketemu Presiden Yoon Suk Yeol dan saya usulkan dalam hubungan sahabat dua negara, harus ditampilkan juga soal culinary ini. Sebab dengan masakan, persahabatan akan semakin kuat. Apalagi di Indonesia ada 25 ribu orang Korea,” kata Megawati.

Megawati tak hanya bicara soal budaya Korea. Di hadapan para orang Korea yang hadir di acara itu, sempat dipertontonkan mahasiswa SIA bermain gamelan dengan lagi manuk dadali.

Megawati lalu menjelaskan bahwa gamelan bukan sekedar alat musik atau pertujukkan kesenian. Sebab di dalamnya terkandung makna filosofi yang dalam. Menurut Megawati, gamelan adalah gambaran prinsip gotong royong yang dihidupi oleh masyarakat Indonesia.

“Satu saja alatnya tidak bunyi, akan bisa merusak semuanya,” kata Megawati.

Editor: Freddy Mutiara

Artikel ini telah dibaca 12 kali

badge-check

Publisher

Baca Lainnya

Trailer “Avatar: The Way of Water” Diputar 148,6 Juta Kali dalam Satu Hari

16 Mei 2022 - 09:36 WIB

Menjelaskan Steven dan Marc dalam Moon Knight

15 Mei 2022 - 12:02 WIB

Mengenal America Chavez, Pengelana Multiverse yang Tampil di Doctor Strange 2

13 Mei 2022 - 19:08 WIB

Resensi Buku: The Love of Strangers

8 Mei 2022 - 18:16 WIB

Wali Kota Eri Cahyadi Akan Evaluasi Wahana Tempat Wisata di Surabaya

8 Mei 2022 - 17:58 WIB

Dianugerahi Gelar Kehormatan Tuan Penata Negara, Anies Presiden Bergema di Tulang Bawang Barat Lampung

8 Mei 2022 - 17:18 WIB

Trending di Kempalanart