SIDOARJO-KEMPALAN: The Lobster Julukan Deltras Sidoarjo akhirnya hanya menjadi penonton di pangggung liga 3 PSSI musim 2021-2022. Kepastian hanya menjadi penonton setelah hanya menjadi runner up group AA dan gagal ke semifinal. Tim kebanggaan Deltamania ini tak mampu meneruskan perjuangan di panggung liga 3 setelah kalah moncer dari wakil Sumatera Utara, PSDS Deliserdang. Tim berjuluk Traktor Kuning ini tampil digdaya dengan menjadi juara group AA dengan menyingkirkan Deltras, Persedikab dan PS Palembang.
Meski hanya finis di rengking kedua penyisihan group AA, tapi Muhammad Aulia Ardli dkk tetap di gelontor bonus Rp 150 juta dari hasil patungan para dedengkot sepakbola Sidoarjo termasuk Bupati Gus Muhdlor.
Bonus sebesar itu berkat Deltras bisa meraih tiket Promosi ke liga 2 musim 2022-2023.
“Setelah penantian lebih dari 8 tahun, tim sepak bola kebanggan Sidoarjo ini membuktikan bahwa industri olahraga jika dimanage (dikelola) dengan baik akan keluar dengan hasil yang baik pula,” kata Gus Muhdlor.
Tidak hanya memberikan bonus uang tunai, Gus Muhdlor juga akan mensupport sejumlah fasilitas yang dibutuhkan manajemen Deltras. Dengan adanya dukungan dari Pemkab Sidoarjo, Gus Muhdlor berkeinginan, agar skuad official Deltras menjadi lebih fokus meningkatkan skill pemain untuk menghadapi liga selanjutnya.
Support itu, kata Gus Muhdlor untuk meningkatkan kualitas dan kemampuan bertanding menghadapi laga di liga 2 nanti yang dijadwalkan pada Agustus mendatang.

Bupati Gus Muhdlor yang gemar olahraga sepakbola dan bersepeda itu menambahkan, bahwa Sport Industri bisa jadi penopang yang baik, “salah satu bentuk supportnya akan membuat Deltras Official Store lebih baik,” jelasnya.
Kemenagan Deltras FC atas Persedikab Kediri menjadi tonggak semangat kebangkitan sepakbola kota Delta. Lolosnya Deltras ke Liga 2 patut mendapat apresiasi dari masyarakat Sidoarjo.
“Ini pertanda baik, kulonuwun liga 2 untuk menembus liga 1. Mengembalikan kejayaan deltras, kembali menjadi tim papan atas di Liga 1,” jelas Gus Muhdlor dengan nada semangat di depan semua pemain Liga 3 dan para suporter Deltamania.
Keberhasilan Deltras menembus Liga 2, tidak lepas dari dukungan suporter militan Deltamania yang setia mengawal para pemain Deltras. Tidak berlebihan jika posisi Deltamania juga pantas mendapat apresiasi dari masyarakat Sidoarjo.
Saat bertanding di luar kandangpun, Deltras selalu mendapat pengawalan dari suporter Deltamania yang dikenal sangat militan mendukung tim kesayangannya.

CEO Deltras FC, Amir Burhanuddin menyampaikan, pihaknya mendorong semua pemain untuk fokus di lapangan. Ia menargetkan setiap bertanding harus menang. Urusan lain-lain menjadi tanggung jawab manajemen.
“Setiap bertanding kami selalu menargetkan menang. Di lapangan dalam 45 menit kali 2, para pemain dan pelatih silahkan fokus menang, lainnya biar saya yang mikir,”. (Ambari Taufiq)
Editor: Freddy Mutiara

Belum ada obrolan
Mulai obrolan pertama kamu di sini!
Silakan Login atau Daftar untuk ikut berdiskusi