Menu

Mode Gelap

kempalanews · 24 Nov 2021 11:10 WIB ·

Wali Kota Eri Minta Semua Sekolah Gelar PTM dengan Prokes Ketat


					Wali Kota Eri Cahyadi ketika meninjau PTM di salah satu sekolah di Surabaya. Perbesar

Wali Kota Eri Cahyadi ketika meninjau PTM di salah satu sekolah di Surabaya.

SURABAYA-KEMPALAN: Wali Kota Surabaya Eri Cahyadi meminta semua sekolah di Surabaya, baik Sekolah Dasar (SD) maupun Sekolah Menengah Pertama (SMP) untuk menggelar pembelajaran tatap muka (PTM) dengan protokol kesehatan (prokes) yang ketat. Makanya, ia menegaskan bahwa setiap sekolah yang akan melakukan PTM itu harus mendapatkan asesmen dari Satgas Covid-19 Surabaya.

“Jadi, saya inginnya semua sekolah di Surabaya dibuka, mulai dari SD-SMP saya ingin tatap muka (PTM). Tapi harus menjalankan asesmennya dulu, kalau lulus asesmen baru dibuka. Tapi kalau belum lulus asesmen, berarti sekolah itu belum siap melaksanakan PTM,” kata Wali Kota Eri saat menjadi Keynote Speaker dalam Seminar Nasional dan Forum Ilmiah Guru dan Tenaga Kerja Kependidikan yang digelar di Graha Sawunggaling, Selasa (23/11).

Oleh karena itu, ia menegaskan bahwa saat ini boleh atau tidak boleh dibukanya sekolah itu bukan karena Pemkot Surabaya melarang. Akan tetapi, pemkot berusaha memastikan bahwa pihak sekolah sudah menjalankan asesmen dan mendapat persetujuan dari orang tua atau wali murid terlebih dahulu sebelum melaksanakan PTM.
“Anak-anak yang ikut PTM harus melalui persetujuan orang tuanya, meskipun sedikit yang masuk harus tetap digelar PTM,” tegasnya.

Eri juga menjelaskan bahwa setelah dinyatakan lulus asesmen, maka masing-masing sekolah harus melakukan simulasi. Setelah simulasi dinilai berhasil, maka sekolah itu diperbolehkan untuk buka dan melaksanakan PTM.

“Maka dari itu, mulai saat ini kita belajar menerapkan prokes. Insya Allah, saya pastikan lagi harus ada izin dari orang tuanya. Kalau saya bilang hari ini buka, ya harusnya hari ini sudah bisa buka, masio (meskipun) siswanya 5 sampai 10 orang, ya kita buka. Kalau kita yakin melakukan ini (PTM), yang lainnya saya yakin akan ikut. Kalau nggak ada yang yakin, kapan mulainya? Bismillah saja,” kata dia.

Eri juga menekankan pentingnya peran kepala sekolah serta guru dalam menjaga dan mengawasi prokes para siswa-siswinya saat di sekolah. Dia juga mengingatkan agar para wali murid turut andil dalam mengawasi anak-anaknya setelah mengikuti PTM di sekolah.

Karena untuk menjaga ini…

Artikel ini telah dibaca 22 kali

badge-check

Publisher

Baca Lainnya

Bertemu Ridwan Kamil, LaNyalla Singgung Capres Jalur Non-Partai dan Presidential Threshold Nol Persen

4 Desember 2021 - 17:55 WIB

Sempat Buntu, KPU Yakin Pemilu Digelar 21 Februari 2024 

4 Desember 2021 - 17:51 WIB

Seleksi tahap II Calon Anggota KPU dan Bawaslu, 48 Orang Dinyatakan Lulus

4 Desember 2021 - 17:47 WIB

GAS Usulkan Gatot Nurmantyo sebagai Cawapres Dampingi Anies

4 Desember 2021 - 12:31 WIB

BMKG Peringatkan Banjir Rob, Pemkot Surabaya Siapkan Antisipasi

4 Desember 2021 - 09:42 WIB

Plh Sekdaprov Heru Buka Pasar Seni Lukis Indonesia

4 Desember 2021 - 09:23 WIB

Trending di kempalanews