Menu

Mode Gelap

kempalanews · 5 Nov 2021 20:53 WIB ·

Pengamat: Prabowo-Puan Sulit Menang di Pilpres 2024


					Prabowo Subianto  dan Puan Maharani ( tempo.co) Perbesar

Prabowo Subianto dan Puan Maharani ( tempo.co)

JAKARTA-KEMPALAN: Meskipun Pilpres 2024 masih tergolong lama, suasana dari politik Indonesia akhir-akhir ini sudah mulai terlihat. Para paslon yang dinilai mempunyai potensi untuk memenangkan kontestasi Pilpres 2024 sudah mulai menunjukkan persaingannya, tak terkecuali juga bagi peluang pasangan Prabowo-Puan yang akhir-akhir ini sempat ramai di kalangan masyarakat.

Namun, Pengamat menilai peluang duet dari Ketua Umum Partai Gerindra Prabowo Subianto dan Ketua DPP PDIP Puan Maharani di Pilpres 2024 masih terbuka lebar. Meskipun demikian, pasangan tersebut dinilai sulit untuk dapat meraih posisi puncak.

“Mungkin-mungkin saja skenario Prabowo-Puan itu terjadi, karena di politik serba mungkin,” terang Ujang Komarudin selaku Pengamat politik dari Universitas Al Azhar dalam konfirmasinya kepada para awak media, Rabu (3/11).

Tak hanya itu, sempat muncul juga barisan relawan yang mendeklarasikan diri mendukung Prabowo-Puan sebagai calon presiden (capres) dan calon wakil presiden (cawapres) pada Pilpres 2024.

Jika skenario tersebut dapat terwujud, kata dia, Prabowo akan menempati posisi capres dan Puan harus berpuas diri menjadi cawapres.

“Karena Puan elektabilitasnya masih di bawah, dan Prabowo juga rugi [jika jadi cawapres]. Pilpres 2019 yang lalu Capres, masa iya di Pilpres 2024 jadi Cawapres,” ungkapnya.

Meskipun demikian, dirinya menilai bahwa peluang bagi kedua pasangan tersebut untuk menang pada pilpres mendatang sangatlah sulit. Pasalnya, barisan pendukung Prabowo saat ini sudah banyak yang berpindah haluan lantaran merasa dikecewakan. Sementara dari sisi Puan, elektabilitasnya masih terlalu rendah untuk mendompleng perolehan suara.

“Masyarakat kecewa karena Prabowo merapat ke pemerintah. Pendukung-pendukungnya termasuk HRS (Habib Rizieq Shihab) banyak yang dipenjara, tapi Prabowo tak bisa apa-apa. Sedangkan Puan elektabilitasnya rendah,” ucapnya.

Dengan potensi kemenangan yang tidak begitu kuat, Ujang menilai tidak akan ada partai politik yang menyokong keduanya selain dari PDIP dan Partai Gerindra semata.

“Partai lain itu akan bergabung jika potensi Prabowo-Puan menangnya tinggi. Jika berpotensi kalah, partai-partai lain akan bangun koalisi sendiri,” tandasnya. (cnnindonesia/Akbar Danis)

Artikel ini telah dibaca 52 kali

badge-check

Publisher

Baca Lainnya

Kronologi Perwira Polisi yang Dikeroyok saat Demonstrasi Pemuda Pancasila

28 November 2021 - 15:06 WIB

Kecelakaan Maut Truk Tronton vs Mobil Elf di Kediri, 4 Santri Meninggal Dunia

28 November 2021 - 15:02 WIB

9 Kiai Sepuh NU Minta Muktamar NU ke 34 Ditunda hingga 2022

28 November 2021 - 14:59 WIB

Jatim Terima Dua Penghargaan BKN Award 2021 Peringkat Pertama, Ini Formula Rahasianya

28 November 2021 - 07:02 WIB

Perdana, UHW Perbanas Wisuda 339 Mahasiswa

27 November 2021 - 17:23 WIB

Frontage Road Terus Dikebut, Bupati Sidoarjo Kawal Langsung Pembebasan Lahan

27 November 2021 - 15:53 WIB

Trending di kempalanews