WHO-KEMPALAN: WHO dan beberapa lembaga lainnya memberikan sebuah ajakan kepada negara-negara kaya terlebih lagi G20 untuk memberikan dana sebesar 23,4 Miliar USD atau sekitar 327 Triliun Rupiah. Uang tersebut akan digunakan sebagai rencana melawan pandemi COVID-19 dengna memberikan dosis vaksin dan peralatan kesehatan lainnya ke negara miskin dalam waktu 12 bulan.
Dirjen WHO, Tedros Adhanom mengatakan bahwa G20 yang akan bertemu di Roma memiliki kemampuan politik dan keuangan yang mumpuni untuk dapat mampu membantu penanganan pandemi COVID-19. Ia mengatakan bahwa uang tersebut akan digunakan sebagai rencana menyelamatkan lebih dari 5 juta nyawa di seluruh dunia.
“Permintaan kami adalah sebesar 23,4 Miliar USD (Sekitar 327 Triliun Rupiah). Uang tersebut memang banyak, namun jika dibandingkan dengan kerusakan yang dialami oleh dunia karena pandemi COVID-19, uang tersebut tidak memiliki arti yang banyak” ucap Carl Bildt, mantan Perdana Menteri Swedia yang pada saat ini merupakan utusan WHO.
“Kami memiliki harapan sekaligus mendesak bahwa G20 akan memberikan komitmennya untuk membantu mengakhiri pandemi COVID-19” ucap Perdana Menteri Norwegia, Jonas Gahr Stoere.
Dalam uang tersebut, disebutkan bahwa 7 Miliar USD akan digunakan untuk vaksin dan alat tes COVID-19, kemudian 5,9 Miliar USD akan digunakan untuk memperbaiki sistem kesehatan dunia dan 3,5 Miliar USD untuk memberikan bantuan seperti misalnya oksigen dan lainnya.
Tedros Adhanom juga mengatakan bahwa pada saat ini, kasus global COVID-19 naik secara drastis sejak dua bulan terakhir. Kasus terbanyak ditemukan dari daratan Eropa.
(France24, Muhamad Nurilham)

Belum ada obrolan
Mulai obrolan pertama kamu di sini!
Silakan Login atau Daftar untuk ikut berdiskusi