Selasa, 30 Juni 2026, pukul : 18:07 WIB
Surabaya
--°C

Film ‘The Battle at Lake Changjin’ Pecahkan Rekor Box Office

Film ‘The Battle at Lake Changjin’

KEMPALAN: Film tentang propaganda antara China-Korea berjudul ‘The Battle at Lake Changjin’ berhasil pecahkan rekor Box Office yang meraup sekitar 1,85 miliar yuan atau setara dengan 4,1 Triliun sejak dirilis pekan lalu.

Perolehan angka untuk pendapatan film tersebut mengalahkan rekor film sebelumnya yang dipegang oleh ‘My People, My Country’. Film bertemakan propaganda tersebut sudah rilis pada awal liburan di China selama sepekan dan bertepatan dengan perayaan 100 tahun berdirinya salah satu partai komunis yang berkuasa.

Secara garis besar film ini mengangkat kisah mengenai kepahlawanan tantara China dalam melawan pasukan Amerika selama perang Korea.

Bercerita tentang pertempuran Reservoir Chosin pada tahun 1950 yang dinilai brutal selama perang Korea berlangsung. Pihak China mengklaim sebagai kemenangan paling kritis dari konflik yang dikenal di China sebagai perang untuk menolak agresi Amerika dan membantu pihak Korea.

Film ini disutradarai secara kolaborasi antara sineas film top China dan Hong Kong yakni Chen Kaige, Tsui Hark dan Dante Lam.

‘The Battle at Lake Changjin’ akan menampilkan Wu Jing sebagai pemeran utama. Ia juga merupakan salah satu aktor paling popular di China. Wu terkenal karena membintangi dan menyutradarai film aksi ‘Wolf Warrior’ di tahun 2015 dan sekuelnya yang popular pada tahun 2017.

Produksi film ini mendapat dukungan besar dari pemerintah setempat mulai dari pengembangan naskah, produksi, publisitas hingga penggunaan tentara yang bertugas sebanyak 70 ribu orang. Tak hanya itu, film ini juga diproduksi oleh sekelompok studio besar.

Bona Film Group dan August First Film Studio milik militer Tiongkok yang memimpin jalannya produksi awal sampai akhir film tersebut.

“‘The Battle at Lake Changjin’ merupakan film paling mahal yang pernah dibuat di China,” ujar Yu Dong selaku ketua Bona Film.

Dikabarkan jika jumlah anggaran yang dikeluarkan dalam produksi film ini sebanyak 1,3 miliar yuan atau setara dengan 2,8 triliun.

Wu terinspirasi dari film-film perang Korea yang patriotic ketika ia tumbuh dewasa dan menyajikannya dalam versi yang kekinian untuk generasi saat ini.

Bahkan pemerintah Beijing memerintahkan seluruh bioskop di China untuk menggunakan Box Office tahun ini dalam menyebarkan propaganda pada film ini sekaligus merayakan ulang tahun Partai Komunis.

Film ini berfokus pada tema mencintai partai, negara dan sosialisme dan juga menampilkan nyanyian pujian untuk partai komunis China, tanah air, rakyat dan pahlawannya. Tujuannya untuk mendidik penonton tentang sejarah dari partai.

Pada tahun lalu, China berhasil menyalip kedudukan Amerika Serikat untuk menjadi pasar film teratas di dunia, tonggak sejarah itu dicapai karena Amerika Serikat berjuang untuk menahan pandemi virus corona dan membatasi produksi film. (republika, Hayuni Alfiana)

forum

Belum ada obrolan

Mulai obrolan pertama kamu di sini!

Berita Terbaru

Analisis

Selamat Datang Kembali

Masuk untuk bergabung dalam diskusi

Buat Akun Baru

Daftar sekarang dan mulai berdiskusi

Kata sandi akan dikirim ke email Anda.