Selasa, 7 Juli 2026, pukul : 13:59 WIB
Surabaya
--°C

Diwawancarai Vogue, Greta Thunberg Sampaikan Dampak Negatif Industri Pakaian

STOCKHOLM-KEMPALAN: Aktivis lingkungan Swedia Greta Thunberg telah menggunakan tampilannya di sampul depan majalah Vogue cabang Skandinavia guna mengkritik dampak negatif fast fashion terhadap lingkungan.

“Industri fesyen adalah kontributor besar bagi keadaan darurat iklim dan ekologi,” kata Thunberg yang berumur 18 tahun, di platform sosial yang dikutip Kempalan dari Euronews.

“Terlebih lagi dengan mengorbankan pekerja dan komunitas yang tak terhitung jumlahnya yang dieksploitasi di seluruh dunia agar beberapa orang dapat menikmati fast fashion yang oleh banyak orang dianggap sebagai barang sekali pakai,” tambahnya.

Dia bilang dia tidak pernah membeli baju baru, tetapi jika dia mengganti isi lemari pakaiannya, ia membeli barang bekas.

“Terakhir kali saya membeli sesuatu yang baru adalah tiga tahun lalu dan itu barang bekas. Saya hanya meminjam barang dari orang yang saya kenal,” kata Thunberg.

Sampul depan majalah Vogue Skandinavia yang memperlihatkan Greta Thunberg.

Sementara itu, Vogue Skandinavia menerima teguran tersebut, mengaku bahwa mereka memiliki nilai-nilai yang sama dengan Thunberg tentang hidup berkelanjutan dan perlindungan lingkungan.

Thunberg muncul di sampulnya mengenakan pakaian yang terbuat dari bahan daur ulang. Aktivis Swedia itu mengecam industri mode karena kampanye mode “hijau” mereka.

“Banyak yang membuat seolah-olah industri fesyen mulai mengambil tanggung jawab, dengan menghabiskan jumlah fantasi untuk kampanye di mana mereka menggambarkan diri mereka sebagai ‘berkelanjutan,’ ‘etis,’ ‘hijau,’ ‘netral iklim’ dan ‘adil’,” tutur Thunberg.

“Tapi mari kita perjelas: Ini hampir bukanlah apa-apa selain greenwashing murni. Anda tidak dapat memproduksi mode secara massal atau mengkonsumsi ‘berkelanjutan’ seperti yang dibentuk dunia saat ini. Itulah salah satu dari banyak alasan mengapa kita membutuhkan perubahan sistem,” tambah aktivis lingkungan itu ketika diwawancarai Vogue. (Euronews, reza hikam)

forum

Belum ada obrolan

Mulai obrolan pertama kamu di sini!

Berita Terbaru

Analisis

Selamat Datang Kembali

Masuk untuk bergabung dalam diskusi

Buat Akun Baru

Daftar sekarang dan mulai berdiskusi

Kata sandi akan dikirim ke email Anda.