Sabtu, 2 Mei 2026, pukul : 06:03 WIB
Surabaya
--°C

California dan Kota New York Berikan Dua Pilihan pada Pekerja, Tes Mingguan atau Vaksinasi

KOTA NEW YORK-KEMPALAN: California dan Kota New York mengumumkan, mereka akan mewajibkan seluruh pegawai negerinya untuk vaksin Covid-19 atau harus melakukan tes mingguan. Departemen Urusan Veteran menjadi yang pertama mewajibkan tenaga kesehatannya untuk mendapatkan suntikan vaksin.

Walikota Bill de Blasio dari Kota New York mengumumkan bahwa semua pekerja kota, termasuk guru dan petugas polisi, akan diminta untuk divaksinasi pada pertengahan September atau menghadapi tes COVID-19 mingguan, menjadikan kota itu salah satu pemberi kerja terbesar di AS yang mengambil tindakan tersebut.

California mengatakan akan memerlukan bukti vaksinasi atau tes mingguan untuk semua pegawai negara bagian dan jutaan pegawai layanan kesehatan sektor publik dan swasta mulai bulan depan.

Dr. Ashish Jha dari Fakultas Kesehatan Universitas Brown mengutarakan pengumuman itu adalah upaya pemerintah AS untuk mempercepat vaksinasi massal ketika upaya sebelumnya menemui jalan buntu.

“Beberapa orang menganggap mandat (penggunaan) masker itu menjengkelkan, tetapi kenyataannya hal itu hanya sementara. Kami tidak bisa melakukannya selamanya,” katanya seperti yang dikutip Kempalan dari The Associated Press.

Jha mengatakan orang Amerika harus bersiap menghadapi beberapa bulan yang sulit dari COVID, yang telah merenggut hampir 611.000 nyawa di AS.

“Mandat vaksin harus menjadi salah satu jalan utama untuk maju karena membawa kita lebih dekat ke garis finis. Mandat masker hanya memberi Anda sedikit waktu lagi,” tambah Ashish.

Sementara di tempat lain seperti St. Louis yang menjadi kota besar kedua yang mewajibkan masker wajah dipakai di dalam ruangan, terlepas dari status vaksinasi, bergabung dengan Los Angeles dalam memberlakukan kembali perintah tersebut.

“Bagi mereka yang divaksinasi, ini mungkin terasa seperti hukuman, hukuman karena melakukan hal yang benar,” kata Eksekutif Kabupaten St. Louis Sam Page, seorang Demokrat, pada Senin (26/7).

Dr. Leana Wen, bekas Komisioner Kesehatan Baltimore menyampaikan, Joe Biden selaku presiden AS harusnya memberi contoh dengan mewajibkan kebijakan semacam itu kepada pegawai federal dan di wilayah publik, dimana pemerintah memiliki yurisdiksi.

“Kami sudah melewati waktu bagi pemerintahan Biden untuk ikut serta dalam hal ini. Apa yang kita lakukan tidak berhasil. Melakukan lebih banyak hal yang sama bukanlah jawaban di sini,” ujarnya.

Pakar kesehatan mengatakan mereka berharap bahwa suara konservatif dan Partai Republik yang telah menghabiskan waktu berbulan-bulan meragukan upaya vaksinasi akhirnya bersedia membantu berjalannya program vaksinasi. (AP News, reza hikam)

forum

Belum ada obrolan

Mulai obrolan pertama kamu di sini!

Berita Terbaru

Analisis

Selamat Datang Kembali

Masuk untuk bergabung dalam diskusi

Buat Akun Baru

Daftar sekarang dan mulai berdiskusi

Kata sandi akan dikirim ke email Anda.