Kamis, 30 April 2026, pukul : 09:33 WIB
Surabaya
--°C

Tingkatkan Asupan Protein, Pemkot Gelar Lomba Cipta Menu Olahan Ikan

SURABAYA-KEMPALAN: Menjelang peringatan Hari Ikan Nasional yang jatuh pada bulan November mendatang, Pemkot Surabaya melalui Dinas Ketahanan Pangan dan Pertanian (DKPP) menggelar lomba Cipta Menu Olahan Ikan Tingkat Kota Surabaya. Acara yang berlangsung di Sentra Ikan Bulak (SIB) itu dibuka oleh Ketua Tim Penggerak PKK Kota Surabaya Rini Indriyani Eri Cahyadi, Senin (21/6).

Pada kesempatan itu, Rini Indiyani Eri Cahyadi mengatakan, kompetisi masak itu digelar dengan protokol kesehatan (prokes) Covid-19 dengan ketat. Makanya, ia memastikan pelaksanaan lomba terbagi menjadi dua sesi, selama dua hari. “Demi menjaga prokes kita bagi menjadi dua sesi. Masing-masing tim terdiri dari dua peserta,” kata Rini Indriyani.

Dia menjelaskan, sesuai dengan tema Menu Olahan Ikan Kekinian, maka diharapkan para peserta dapat melahirkan kreasi dan inovasi menu baru. Terutama untuk dua jenis ikan yang dilombakan, yakni Bandeng dan Patin. Ini penting dilakukan agar mendorong masyarakat untuk meningkatkan konsumsi ikan demi memenuhi kebutuhan asupan protein bagi tubuh.

“Saya yakin para ibu di Surabaya ini hebat. Mereka mampu berkreasi membuat olahan ikan menjadi sesuatu yang menarik. Apalagi untuk anak-anak yang tidak terlalu suka ikan. Nah, kreasi seperti ini juga dapat membangkitkan selera mereka sehingga kebutuhan protein terpenuhi,” urainya.

Istri Wali Kota Surabaya ini menyebut, nantinya olahan ini akan dijadikan produk Usaha Mikro Kecil Menengah (UMKM). Namun begitu, sebelum dipromosikan produk tersebut akan diberi kemasan yang layak dan menarik. Makanya, dia memastikan para pemenang itu akan diberi pelatihan terkait dengan kemasan dan hal-hal lain yang berhubungan dengan produk.

“Mengingat gizi dari ikan itu sangat istimewa ya, jadi harus dikemas yang menarik. Karena kandungan mineral dan vitamin. Bandeng juga mengandung omega 3 yang tinggi bermanfaat untuk menunjang kinerja otak, mencegah berbagai penyakit kronis,” jelas dia.

Di sela-sela kompetisi, Rini terus menekankan agar para peserta tetap menerapkan prokes Covid-19 dengan ketat. “Ibu jangan lupa prokesnya, mari kita jaga kota ini agar pandemi segera berakhir,” ucapnya kepada para peserta.

Sementara itu, Kepala Bidang Pangan DKPP Kota Surabaya Evi Darmayanti menambahkan, untuk peserta terdiri dari 31 kecamatan akan digelar selama dua hari. Pada hari ini ada 16 tim yang terdiri dari 16 kecamatan. Kemudian setelah 31 tim tampil, akan diambil finalis yang nantinya akan kembali dilombakan pada 24 Juni mendatang. “Setelah itu, pemenang akan mewakili Surabaya di tingkat provinsi. Nah untuk hadiahnya ada uang pembinaan,” pungkasnya. (Dwi Arifin)

forum

Belum ada obrolan

Mulai obrolan pertama kamu di sini!

Berita Terbaru

Analisis

Selamat Datang Kembali

Masuk untuk bergabung dalam diskusi

Buat Akun Baru

Daftar sekarang dan mulai berdiskusi

Kata sandi akan dikirim ke email Anda.