Minggu, 12 April 2026, pukul : 04:07 WIB
Surabaya
--°C

Indonesia Masih Tolak Hubungan Diplomatik Israel

JAKARTA-KEMPALAN: Indonesia mengatakan belum mempertimbangkan untuk menjalin hubungan diplomatik dengan pemerintah Israel yang baru, menurut seorang pejabat di Jakarta, Senin (21/6).

Kementerian Luar Negeri menanggapi pernyataan Duta Besar Israel untuk Singapura Sagi Karni bahwa Tel Aviv bersedia bekerja sama dengan negara-negara mayoritas Muslim di Asia Tenggara untuk menjalin hubungan.

“(Perdamaian) adalah fokus utama Indonesia saat ini, dan kami berharap proses perdamaian dapat dihidupkan kembali,” kata Abdul Kadir Jailani, Dirjen Asia Pasifik dan Afrika kementerian tersebut.

Melansir dari Anadolu Agency, pernyataan Karni, yang mengklaim bahwa sifat sebenarnya dari konflik antara Israel dan Hamas dan bukan rakyat Palestina, adalah upaya untuk memutarbalikkan fakta, komentarnya.

Jailani menekankan bahwa akar masalah Israel-Palestina adalah pendudukan dan pengambilalihan hak dan tanah Palestina.

“Ini sangat jelas. Fakta-fakta ini sudah mapan sejak puluhan tahun lalu,” katanya. “Karena akar masalahnya adalah kolonialisme, Indonesia percaya bahwa satu-satunya cara (menyelesaikannya) adalah menghormati hak-hak rakyat Palestina sesuai dengan parameter internasional.”

Mengekspresikan optimismenya bahwa dialog dan perdamaian akan mungkin terjadi jika hak-hak Palestina terpenuhi, Jailani mengatakan Indonesia akan terus menggalang dukungan internasional untuk Palestina di berbagai forum di masa depan.

Sebelumnya pada hari Kamis (17/6), Karni mengatakan kepada outlet media lokal Jerusalem Post bahwa Israel ingin bekerja untuk membangun hubungan dengan negara-negara mayoritas Muslim di Asia Tenggara.

Sementara Jailani mengantisipasi bahwa proses perdamaian antara Israel dan Palestina akan lebih sulit di bawah Perdana Menteri baru Israel Naftali Bennett.

Bennet terkenal karena penentangannya terhadap gagasan negara Palestina dan dukungannya yang kuat untuk pembangunan pemukiman ilegal di wilayah Palestina yang diduduki. (Anadolu Agency, Abdul Manaf Farid)

forum

Belum ada obrolan

Mulai obrolan pertama kamu di sini!

Berita Terbaru

Analisis

Selamat Datang Kembali

Masuk untuk bergabung dalam diskusi

Buat Akun Baru

Daftar sekarang dan mulai berdiskusi

Kata sandi akan dikirim ke email Anda.