Jumat, 1 Mei 2026, pukul : 05:16 WIB
Surabaya
--°C

Pembangkit Listrik Tenaga Nuklir di China Hadapi Masalah Kebocoran

BEIJING-KEMPALAN: Operator gabungan Prancis dari pembangkit nuklir China di dekat Hong Kong, pada Senin (14/6) mengatakan bahwa pembangkit itu menghadapi “masalah kinerja” tetapi saat ini beroperasi dalam batas keselamatan, menyusul laporan potensi kebocoran radioaktif.

Pembangkit Listrik Tenaga Nuklir Taishan dimiliki bersama oleh Grup Tenaga Nuklir China Guangdong dan utilitas listrik multinasional Prancis lectricité de France, pemilik utama Framotome, yang membantu mengoperasikan pembangkit tersebut.

“Framatome mendukung penyelesaian masalah kinerja dengan Pembangkit Listrik Tenaga Nuklir Taishan di provinsi Guangdong, Cina,” kata Framatome dalam sebuah pernyataan singkat Senin.

Melansir dari APNews, Tingkat radiasi di Hong Kong, 135 kilometer (85 mil) dari pabrik Taishan, normal pada hari Senin, menurut Observatorium Hong Kong, yang memantau radiasi di sekitar kota.

“Menurut data yang tersedia, pabrik beroperasi dalam parameter keselamatan,” katanya. “Tim kami bekerja dengan para ahli yang relevan untuk menilai situasi dan mengusulkan solusi untuk mengatasi masalah potensial apa pun.”

CNN melaporkan Senin bahwa Framotome telah menulis kepada Departemen Energi AS peringatan tentang “ancaman radiologis yang akan segera terjadi” dan menuduh pihak berwenang China menaikkan batas yang dapat diterima untuk radiasi di luar pabrik untuk menghindari keharusan mematikannya. CNN mengatakan para pejabat AS percaya situasi saat ini di pabrik tidak menghadirkan ancaman keamanan yang parah. (APNews, Abdul Manaf Farid)

forum

Belum ada obrolan

Mulai obrolan pertama kamu di sini!

Berita Terbaru

Analisis

Selamat Datang Kembali

Masuk untuk bergabung dalam diskusi

Buat Akun Baru

Daftar sekarang dan mulai berdiskusi

Kata sandi akan dikirim ke email Anda.