Kamis, 30 April 2026, pukul : 21:29 WIB
Surabaya
--°C

China Sumbang 600.000 Dosis Vaksin untuk Bangladesh

DHAKA-KEMPALAN: Dua penerbangan maskapai nasional Bangladesh mencapai ibu kota Dhaka pada Minggu (13/6) malam dengan 600.000 dosis vaksin China Sinopharm COVID-19 disumbangkan sebagai tanda persahabatan, menurut sumber resmi.

Seorang investor asing terkemuka di Bangladesh, Cina pada 12 Mei memberi Dhaka 500.000 dosis.

Bangladesh menerima pengiriman kedua pada saat negara itu sedang melalui fase kritis dari kampanye inokulasi nasionalnya karena kekurangan vaksin.

Melansir dari Anadolu Agency, Hualong Yan, wakil kepala misi di Kedutaan Besar China di Dhaka, Minggu pagi mengkonfirmasi di media sosial bahwa pengiriman kedua sedang dalam perjalanan ke Bangladesh.

Dalam sebuah pernyataan, juru bicara militer Bangladesh, Hubungan Masyarakat Antar Layanan, juga mengkonfirmasi menerima vaksin China.

Negara delta Asia Selatan berpenduduk 165 juta orang itu memulai program vaksinasi nasionalnya pada 7 Februari dengan vaksin Covishield dan Oxford-AstraZeneca yang diproduksi oleh Serum Institute of India.

Meskipun Bangladesh menandatangani kesepakatan dengan India pada 13 Desember 2020 untuk membeli 30 juta dosis vaksin Oxford/AstraZeneca secara angsuran, negara tersebut hanya menerima 7 juta dosis dalam dua kali angsuran. Namun, India memberi Bangladesh 3,2 juta dosis.

Sementara itu, Bangladesh pada Minggu mencatat 47 kematian dalam 24 jam terakhir, jumlah kematian tertinggi dalam satu hari dalam sebulan, menjadikan korban COVID-19 menjadi 13.118.

Dengan 2.436 infeksi baru, jumlah total kasus melonjak menjadi 826.922. Bangladesh sejauh ini telah menginokulasi lebih dari 10 juta orang. (Anadolu Agency, Abdul Manaf Farid)

forum

Belum ada obrolan

Mulai obrolan pertama kamu di sini!

Berita Terbaru

Analisis

Selamat Datang Kembali

Masuk untuk bergabung dalam diskusi

Buat Akun Baru

Daftar sekarang dan mulai berdiskusi

Kata sandi akan dikirim ke email Anda.