KABUL-KEMPALAN: Menurut petugas, setidaknya ada tujuh orang tewas dan enam orang terluka dalam sebuah ledakan terpisah dari dua mobil minivan. Ledakan pada Sabtu (12/6) menghantam kendaraan di jalan yang sama sekitar dua kilometer terpisah di lingkungan Kabul barat yang sebagian besar dihuni oleh etnis minoritas Hazara.
Kementerian Dalam Negeri Afghanistan mengatakan, salah satu ledakan membunuh enam orang dan melukai dua orang lainnya, sementara ledakan satunya terjadi di depan rumah sakit Muhammad Ali Jinnah yang menewaskan satu orang dan melukai empat lainnya.
Tidak jelas jenis bahan peledak apa yang digunakan dan tidak ada yang segera mengaku bertanggung jawab atas serangan hari Sabtu. Afiliasi lokal ISIL (ISIS) telah melakukan pemboman serupa di daerah itu, termasuk empat serangan terhadap empat minivan awal bulan ini yang menewaskan sedikitnya 18 orang.
Juru bicara Provinsi Balkh Utara, Adel Shah Adel mengatakan ada bom magnet di sebuah sepeda yang diledakkan di ibukota provinsi dari Provinsi Balkh Utara pada hari yang sama dan menewaskan setidaknya satu warga sipil dan melukai tiga lainnya.
Sementara itu, anggota DPR Afghanistan, Keramuddin Reza Zada mengatakan pada DPA News Agency, pada Sabtu, para petarung bersenjata juga mengambil alih distrik Tolak di Provinsi Sentral Ghor usai gesekan dengan pasukan pemerintah. Kejadian ini menyebabkan belasan pasukan pemerintah tewas dan melukai sisanya dalam gesekan dalam semalam.
Penarikan pasukan asing dari Afghanistan diikuti dengan gesekan antara kelompok militan dengan pasukan pemerintah. Bahkan ISIS yang kesusahan untuk masuk ke wilayah yang dikuasai Taliban mulai mengambil kesempatan dengan melakukan banyak tindak terorisme di Afghanistan. Sementara itu, Taliban sendiri masih berunding dengan Pemerintah Afghanistan, meskipun di bawah masih banyak gesekan antara kedua pihak tersebut. (Aljazeera, reza hikam)

Belum ada obrolan
Mulai obrolan pertama kamu di sini!
Silakan Login atau Daftar untuk ikut berdiskusi