Euro 2020

Preview Grup D: Mampukah Generasi Emas Skotlandia Meraih Kejayaan di Euro?

  • Whatsapp
Gelandang Skotlandia, John McGinn

KEMPALAN: Setelah gagal lolos dari fase grup pada tahun 1996 karena gol penalti yang dicetak Belanda, keberuntungan mungkin akhirnya berpihak ke Skotlandia.

Anak asuh Clarke memenangkan dua adu penalti di kualifikasi Euro 2020, yaitu di semifinal play-off melawan Israel, dan final play-off melawan Serbia, Skotlandia mencetak 10 gol dari tendangan penalti pada dua babak adu penalti tersebut.

Dengan kemenangan itu, Skotlandia akhirnya mampu kembali lolos ke fase grup Euro. Mampukah mereka memberikan kejutan di kompetisi yang telah tidak mereka ikuti selama 25 tahun itu?

A PELATIH

Steve Clarke: Clarke telah membawa Skotlandia ke Kejuaraan Eropa ketiga mereka setelah 25 tahun, di mana terakhir kali mereka mengikuti Euro adalah pada masa kepelatihan Craig Brown pada tahun 1996. Skotlandia tidak tampil di final besar lagu sejak Piala Dunia 1998.

Sejarah mereka dengan Inggris mungkin akan membuat pertandingan melawan The Three Lions di Wembley menjadi sangat penting, dan jika mereka menang itu akan memicu perayaan besar di utara perbatasan dan memberikan status kultus pada sang manajer, terlepas dari apakah tim melaju jauh atau tidak.

B PERFORMA TIM

Ini adalah tim paling bertalenta yang bisa dimiliki Skotlandia selama beberapa dekade, skuat ini yang ditaburi dengan kualitas bintang kelas Liga Premier, seperti Kieran Tierney, Scott McTominay, John McGinn, Andy Robertson, dan John Fleck.

Selain bertabur bintang, para pemain Skotlandia juga dipenuhi semangat untuk berlaga di Euro pertama mereka dalam 25 tahun.

C KOMPOSISI TIM

Penjaga gawang: Craig Gordon (Heart of Midlothian), David Marshall (Derby), Jon McLaughlin (Rangers).

Bek: Liam Cooper (Leeds), Declan Gallagher (Motherwell), Grant Hanley (Norwich), Jack Hendry (Celtic), Scott McKenna (Nottingham Forest), Stephen O’Donnell (Motherwell), Nathan Patterson (Rangers), Andy Robertson ( Liverpool), Greg Taylor (Celtic), Kieran Tierney (Arsenal).

Gelandang: Stuart Armstrong (Southampton), Ryan Christie (Celtic), John Fleck (Sheffield United), Billy Gilmour (Chelsea), John McGinn (Aston Villa), Callum McGregor (Celtic), Scott McTominay (Manchester United), David Turnbull ( Celtic).

Penyerang: Ché Adams (Southampton), Lyndon Dykes (QPR), James Forrest (Celtic), Ryan Fraser (Newcastle United), Kevin Nisbet (Hibernian).

D PEMAIN KUNCI

John McGinn: Skuat yang ditaburi oleh berbagai kualitas bintang Liga Premier, tetapi gelandang box-to-box Aston Villa McGinn menjadi salah satu yang cukup menonjol, dia telah banyak memberikan kontribusi penting terhadap kemenangan Skotlandia.

McGinn telah mencetak tujuh gol dalam delapan penampilan kualifikasi. Tidak ada pemain lain yang mencetak lebih dari satu gol. Gelandang Aston Villa itu tidak akan malu menembak ketika dia berhadapan langsung dengan rekan setimnya di Villa Jack Grealish dan Tyrone Mings pada laga melawan Inggris di Wembley.

E BEST EURO FINISH

Fase grup (1992, 1996)

(Sky Sport, Edwin Fatahuddin)

Berita Terkait