PRISTINA-KEMPALAN: Pejabat dari AS dan Uni Eropa berkunjung ke Kosovo untuk menekan pemimpinnya agar kembali berunding untuk perbaikan hubungan dengan Serbia, bekas musuhnya.
Matthew Palmer, Wakil Asisten Menteri Luar Negeri AS dan Miroslav Lajcak Perwakilan UE untuk dialog Kosovo-Serbia mengatakan hasil positif dari dialog bersandar pada Kosovo dan Serbia sendiri.
“Pertemuannya sangat bermanfaat, dan hal itu akan sangat membantu kami untuk mempersiapkan pertemuannya (antara Albin Kurti, Perdana Menteri Kosovo dengan Aleksandar Vucic, Presiden Serbia). Kami ingin memastikan bahwa pertemuannya akan berhasil,” ujar Lajcak pada Selasa (1/6) di Pristina usai bertemu dengan pejabat dan oposisi negara itu.
Lajcak juga menambahkan, pemimpin dan anggota Uni Eropa semakin tertarik dengan kawasan tersebut.
Baik Uni Eropa maupun Amerika Serikat terus-menerus mengatakan, normalisasi hubungan antara keduanya sangatlah penting untuk memasukkan, baik Serbia atau Kosovo ke dalam lembaga trans-Atlantik.
Palmer mengatakan, pemerintahnya sangat mendukung dialog antara Kosovo dan Serbia dengan tujuan perbaikan penuh hubungan keduanya dan rasa saling menghormati.
“Hal itu akan menyelesaikan permasalahan keduanya dan membuka jalan untuk keanggotaan Uni Eropa bagi Serbia dan Kosovo,” ujar Palmer seperti yang dikutip Kempalan dari Radio Free Europe/Radio Liberty.
Wakil Menteri Luar Negeri AS itu juga menyatakan bahwa kesepakatan komprehensif untuk normalisasi hubungan antara Kosovo dan Serbia adalah kunci dalam menarik lebih banyak investasi AS dan asing di negara itu, serta dalam menciptakan lebih banyak investasi yang sangat dibutuhkan untuk lapangan pekerjaan bagi warga Kosovo dan wilayah sekitarnya.
Sambil berterima kasih kepada Kamar Dagang Amerika untuk mempromosikan kemitraan ekonomi antara kedua negara, Palmer mengatakan, jaringan Kamar Dagang Amerika di seluruh kawasan menyediakan kerangka kerja yang produktif di depan tantangan saat ini, yang dihadapi oleh kawasan itu.
Palmer juga menyatakan keinginannya untuk mendengar dari anggota Kamar Dagang, mengenai pendapat mereka tentang iklim bisnis lokal serta iklim bisnis regional; aspek-aspek yang dianggap sebagai prioritas utama agenda AS dalam mendorong integrasi ekonomi regional dan untuk mengurangi hambatan yang menghalangi integrasi ekonomi dan sirkulasi bebas tenaga kerja dan modal.
Dia menghargai aspek-aspek ini dan menganggapnya sebagai kerangka kerja untuk integrasi Kosovo ke dalam sistem Eropa, dan idealnya ke Uni Eropa, yang merupakan tujuan AS untuk masa depan Kosovo.
Kedua utusan itu juga mengadakan pertemuan terpisah dengan Presiden Vjosa Osmani yang mengatakan kepada mereka, Pristina mengharapkan dialog dengan Beograd berakhir dengan saling pengakuan dengan menghormati penuh integritas teritorial.
“Kami berharap prosesnya akan berakhir dengan saling pengakuan, menghormati prinsip-prinsip ini dan bahwa perjanjian itu akan dapat ditegakkan sepenuhnya,” kata Osmani seperti yang dikutip dari European Western Balkan. (RFE/RF/EWB, reza hikam)

Belum ada obrolan
Mulai obrolan pertama kamu di sini!
Silakan Login atau Daftar untuk ikut berdiskusi